Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bocah 13 Tahun yang Digigit Kawanan Anjing Liar Ternyata Hendak Menyelamatkan Empat Bocah Lain

Lestari Dewi • Sabtu, 31 Mei 2025 | 19:30 WIB
Lalu Pujiarta, kakek kandung Lalu Izzal Fahmi, korban gigitan kawanan anjing liar
Lalu Pujiarta, kakek kandung Lalu Izzal Fahmi, korban gigitan kawanan anjing liar

Lalu Izzal Fahmi, bocah laki-laki dari Desa Batu Tulis, Kecamatan Jonggat ini menjadi korban gigitan sekawanan anjing liar. Dia hendak menyelamatkan empat bocah lainnya.

---

NASIB malang menimpa Lalu Izzal Fahmi, bocah laki-laki usia 13 tahun dari Desa Batu Tulis, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah.

Dia menjadi korban gigitan sekawanan anjing liar saat di sawah.

Dia pun mengalami luka robek cukup dalam pada bagian perut sebelah kanan sedalam 12 sentimeter dan beberapa luka cakar pada bagian dada.

Beredar kabar, ini dialami Izzal lantaran mengganggu kawanan anjing liar tersebut. Belakangan, pihak keluarga membantah kabar tak benar itu.

Ini disampaikan langsung oleh Lalu Pujiarta, kakek kandung dari Lalu Izzal Fahmi, pada sejumlah wartawan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya.

Air mata berlinang membasahi pipi Mamiq Pujiarta, sapaan akrab sang kakek. Hatinya masih terpukul tatkala mengetahui kondisi cucunya yang luka parah dan masih dirawat di rumah sakit.

Tapi dia harus kuat dan mendoakan agar sang cucu segera kembali pulih dan sehat.

Diketahui, pada Rabu (28/5) lalu, Izzal harus dioperasi dengan 120 jahitan di bagian perut lantaran ususnya nyaris keluar dan meninggalkan lumpur didalamnya saat berjibaku menyelamatkan diri dari terkaman anjing liar.

“Saya mengetahui kabar (Izzul digigit anjing liar) dari tetangga yang berada disekitar persawahan,” ungkap Mamiq Pujiarta.

Ia menuturkan, saat itu Izzal memang sedang bermain dengan teman-temannya. Namun tidak lama, mungkin karena gerah, Izzal pun mandi di sungai kecil tak jauh dari persawahan.

Di sekitar sawah, Izzal bersama empat orang bocah cilik lainnya di bawah umur Izzul.

“Entah bagaimana ceritanya, empat bocah ini yang mengganggu seekor anjing hingga mendatangkan kawanan anjing. Mereka pun meminta tolong, karena Izzal ada disana, dia mencoba mengusir kawanan anjing tersebut,” terangnya.

Saat mengusir kawanan anjing ini, kata Mamiq Pujiarta, karena takut keempat bocah lainnya lari meninggalkan Izzal sendiri.

Izzal pun tidak bisa kabur atau melawan segerombolan anjing liar. Jangankan untuk melawan atau mengambil benda disekitarnya, Izzal hanya bisa menuutupi kemaluannya dengan menggunakan tangan.

“Mungkin takut kemaluannya digigit, dia tutupi pakai tangan, segerombolan anjing pun datang menggigit badan Izzal,” ungkap Mamiq Puji.

“Sekujur tubuhnya banyak gigitan, mulai dari kepala, leher, dada dan terparah bagian perutnya Izzal,” tambahnya.

Atas kejadian malang ini, pihak keluarga berharap ada perhatian pemerintah desa dan daerah kepada cucunya, Lalu Izzal Fahmi.

Terutama mengurangi perkembangan anjing liar yang ada di Desa Batu Tulis, Kecamatan Jonggat. Sebab sangat membahayakan jiwa bagi anak-anak.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Loteng dr Suardi mengatakan, korban sudah diberikan perawatan intensif untuk mengobati luka-luka yang dialami.

Guna mencegah kejadian serupa, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Lombok Tengah. (*)

 

 

Editor : Siti Aeny Maryam
#Lombok Tengah #digigit anjing #tubuh #luka #bocah