Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Bupati Lombok Tengah Hubungi Keluarga Jamaah Haji yang Meninggal Dunia dari Tanah Suci

Lestari Dewi • Rabu, 11 Juni 2025 | 13:05 WIB
Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri lakukan video call kepada pihak keluarga atas meninggalnya salah satu jamaah haji di Tanah Suci.
Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri lakukan video call kepada pihak keluarga atas meninggalnya salah satu jamaah haji di Tanah Suci.

LombokPost - Beredar video di media sosial, Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri menghubungi langsung pihak keluarga jamaah haji asal Lombok Tengah yang meninggal dunia dari Tanah Suci.

Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri lakukan video call kepada pihak keluarga. Meminta para keluarga untuk tabah dan mendoakan jenazah atau anggota keluarga.

"Solah wah, solah (jenazah telah diurus dengan baik, red)," kata Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri dalam video tersebut.

Bupati Lombok Tengah menunjukkan kondisi terakhir jenazah bernama Ramli Safii yang merupakan warga asal Bunut Baok.

Tampak mendampingi Wakil Ketua DPRD NTB H Lalu Wirajaya yang juga beribadah haji tahun ini.

Diketahui, sebelas orang jamaah haji embarkasi Lombok, Provinsi NTB meninggal dunia. Tiga orang diantaranya jamaah haji asal Lombok Tengah. Rinciannya, dua orang dari kelompok terbang (kloter) 06 dan satu orang dari kloter 02.

“Ada tiga dari sebelas jamaah haji asal Lombok yang meninggal dunia. Mereka semua sudah selesai melaksanakan rukun hajinya,” ungkap Kepala Kementerian Agama Lombok Tengah H Nasrullah, Selasa (10/6).

Berdasarkan data per 10 Juni lalu, kata dia, ketiga jamaah haji yang meninggal dunia ini yaitu atas nama Masitah Zainudin perempuan usia 63 tahun dari Desa Lanjut.

Kemudian, Mustajab Amaq Indi laki-laki usia 63 tahun dari Desa Pringgarata. Serta, Ramli Safii kelamin laki-laki usia 68 tahun dari Desa Bunut Baok.

“Ketiganya dimakamkan di Sharae’e, Makkah pada tanggal 6, 8 dan 10 Juni. Mereka berasal dari Pringgarata, Bunut Baok dan Praya Tengah,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Kemenag Loteng menyebut seluruh jamaah haji asal Loteng sudah menuntaskan rangkaian rukun haji tahun ini.

Saat ini para jamaah haji sedang menunggu proses pemulangan kembali ke Tanah Air.

“Sebelum pulang ke Tanah Air, jamaah masih lakukan Wida’,” kata Nasrullah.

Adapun kepulangan jamaah haji embarkasi Lombok, Provinsi NTB dijadwalkan pada tanggal 12 hingga 27 Juni.

AKAN KEMBALI KE TANAH AIR: Sejumlah jamaah haji sujud syukur usai turun dari pesawat usai beribadah haji pada tahun lalu.
AKAN KEMBALI KE TANAH AIR: Sejumlah jamaah haji sujud syukur usai turun dari pesawat usai beribadah haji pada tahun lalu.

Setibanya di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM), para jamaah haji akan menggunakan bus menuju Asrama Haji Mataram.

Agar tidak menimbulkan kemacetan, untuk menjemput jamaah hanya diperbolehkan satu mobil dengan isi dua orang.

“Nanti keluarga jamaah haji yang menjemput langsung di sana, di dalam mobil hanya boleh ada seorang sopir dan seorang pihak keluarga. Sengaja kita batasi, dan kendaraan harus memiliki stiker khusus,” terangnya.

Editor : Rury Anjas Andita
#Lombok Tengah #meninggal dunia #Jamaah Haji #Kemenag #Bupati Lombok Tengah #Lalu Pathul Bahri