LombokPost - Warga Desa Batujai, Praya Barat, Lombok Tengah, digegerkan dengan penemuan mayat bayi pada Senin (16/5) pukul 07.00 WITA.
Mayat bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan tersangkut di batang kayu dalam aliran sungai Bendungan Batujai.
Mirisnya, jasad mungil tersebut berada di dalam sebuah kardus yang terbungkus kain.
Kasi Humas Polres Loteng IPTU Lalu Brata Kusnadi yang dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut.
Jasad bayi pertama kali ditemukan oleh seorang warga berinisial SUL dari Dusun Rongseng, desa setempat. Saat itu, SUL hendak mencari ikan di sekitar aliran sungai Bendungan Batujai.
“Penemuan jasad bayi pagi, pukul 07.00 Wita di sana,” ucap Kasi Humas Polres Loteng Iptu Lalu Brata Kusnadi, Senin (16/6).
Warga yang menemukan dibuat kaget, lantaran di dalam kardus ada mayat bayi.
“Sehingga warga melaporkan penemuan ini kepada anggota polsek setempat,” imbuhnya.
Menerima lapaoran ini, polisi langsung menuju lokasi guna mengevakuasi jasad bayi malang itu. Selanjutnya mayat bayi dibawa ke RS Bhayangkara Mataram untuk dilakukan otopsi dan pemeriksaan lebih lanjut.
“Saat ini kami masih lakukan penyelidikan untuk mengetahui siapa pelaku perbuatan keji ini,” tegas Brata.
Terpisah, Kapolsek Praya Barat AKP Lalu Punia Asmara mengatakan, awalnya saksi mengira benda tersebut adalah boneka. Namun setelah diperiksa lebih dekat, saksi terkejut bahwa yang ditemukan adalah jasad bayi laki-laki.
Dari hasil pemeriksaan sementara Puskesmas Batujai, jasad bayi itu memiliki berat sekitar 3,3 kilogram dengan panjang 48 cm.
Jasad bayi ini lahir secara lengkap dengan ari-ari dan tali pusar. Diperkirakan bayi itu meninggal sekitar 4-5 jam sebelum ditemukan.
“Jasad bayi dibawa ke RS Bhayangkara, saat ini kami sedang menyelidiki mendalam untuk mengidentifikasi pelaku pembuangan bayi malang ini serta mengungkap motif di balik tindakan keji tersebut,” tegasnya. (ewi/r6)
Editor : Siti Aeny Maryam