Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Langkah Strategis Bupati Lombok Tengah untuk Perluas Lahan Parkir RSUD Praya, Gelontorkan Rp 17 Miliar

Lestari Dewi • Jumat, 27 Juni 2025 | 12:51 WIB
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost-Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri segera mengambil langkah strategis terhadap kondisi lahan parkir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya.

Bupati Lombok Tengah berkomitmen untuk segera mengatasi persoalan menyempitnya lahan parkir kendaraan di rumah sakit ini.

Diketahui, masalah klasik lahan parkir di RSUD Praya tak kunjung teratasi. Keterbatasan area parkir selama ini telah menyebabkan penumpukan kendaraan roda dua maupun roda empat, tidak hanya milik pengunjung, tetapi juga pegawai rumah sakit.

Imbasnya, bahu jalan di depan rumah sakit kerap dijadikan alternatif parkir, yang tak jarang menuai keluhan dari masyarakat pengguna jalan raya.

Namun, dari komitmen Bupati Lombok Tengah masalah ini segera menemukan titik terang. Bupati Lombok Tengah tegaskan komitmennya untuk segera mengatasi persoalan tersebut.

“Rumah Sakit Umum Daerah Praya harus memiliki lahan parkir yang luas,” ucap Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri, Jumat (27/6).

Guna mewujudkan hal tersebut, pemerintah kabupaten berencana membebaskan lahan seluas 1,7 hektare yang berlokasi di sebelah barat RSUD Praya.

Tak tanggung-tanggung, anggaran sebesar Rp 17 miliar telah dialokasikan khusus untuk pembebasan lahan parkir ini.

“Insyaallah tahun ini kita mulai bebaskan, pembayarannya secara bertahap,” ungkap Ketua DPD Partai Gerindra NTB ini.

Menanggapi hal ini, Direktur RSUD Praya dr. Mamang Bagiansyah menyampaikan, apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Bupati Lombok Tengah atas perhatian besar terhadap RSUD Praya.

Baginya, penambahan area parkir merupakan kebutuhan mendesak yang sudah lama dinanti.

Lahan parkir sangat dibutuhkan oleh rumah sakit mengingat lahan yang ada tidak mampu menampung kendaraan roda dua dan empat.

"Selain itu, kendaraan karyawan juga hampir tidak tertampung, belum lagi kendaraan pengunjung,” jelas dr. Mamang.

MENYEMPIT: Inilah kondisi parkir kendaraan bermotor yang semrawut akibat lahan parkir yang sempit di RSUD Praya, Loteng, belum lama ini.
MENYEMPIT: Inilah kondisi parkir kendaraan bermotor yang semrawut akibat lahan parkir yang sempit di RSUD Praya, Loteng, belum lama ini.

Dia optimis, bahwa dengan luas 1,7 hektare lahan baru tersebut akan mampu mengatasi seluruh masalah parkir yang ada saat ini.

Dia juga berharap agar proses pembebasan lahan ini dapat segera direalisasikan demi kenyamanan dan kelancaran pelayanan di RSUD Praya.

“Saya rasa dengan 1,7 hektar, akan mampu menampung kendaraan karyawan dan pengunjung,” tutup dia. *

Editor : Kimda Farida
#langkah strategis #lahan parkir #RSUD Praya #Bupati Lombok Tengah #Lalu Pathul Bahri #Gelontorkan