LombokPost--Dari hasil evaluasi Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP), nilai maturitas penyelenggaraan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) Lombok Tengah (Loteng) berada di level tiga.
“SPIP Lombok Tengah saat ini berada level tiga, level empat paling tinggi dan itu yang menjadi target untuk ditingkatkan ke depan,” kata Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah, Rabu (2/7).
Sebab itu, diharapkan semua kepala OPD dapat terus meningkatkan maturitas SPIP, sehingga ke depan bisa di level empat.
“Kami telah minta semua kepala OPD untuk mempelajari materi yang telah diberikan oleh BPKP tersebut,” kata politisi Golkar ini.
Wabup mengatakan, dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan motivasi para aparatur sipil negara (ASN) mengenai pentingnya pengendalian intern dalam mencapai tujuan yang efektif dan efisien.
“Ini bagian dari evaluasi dari program yang telah dilaksanakan dalam pengelolaan pemerintahan yang lebih baik,” kata mantan Sekda Loteng ini.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Loteng Muhammad mengatakan, kegiatan sosialisasi SPIP ini diharapkan dapat mengurangi manajemen resiko dari program yang dilaksanakan.
Serta mencegah terjadinya tindak pidana korupsi atas program yang direncanakan maupun yang dilaksanakan, supaya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.
“Ini salah satu upaya untuk mencegah terjadinya korupsi dalam program yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah atau OPD,” singkatnya. *
Editor : Kimda Farida