LombokPost—Jembatan penghubung Desa Kidang di Kecamatan Praya Timur dengan Desa Bangket Parak di Kecamatan Pujut telah diresmikan Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri, pada Minggu (6/7) sore.
Jembatan yang diberi nama Masmirah Bangkid ini dibangun pada tanggal 24 Agustus 2023 dengan menelan anggaran sebesar Rp 9,7 miliar.
Penamaan Masmirah Bangkid ini sesuai dengan visi misi Pathul-Nursiah, yakni Masyarakat Lombok Tengah yang Mandiri, Berdaya Saing, Sejahtera dan Harmonis. Sedangkan kata Bangkid adalah singkatan dari nama dua desa, Bangket Parak dan Kidang.
Baca Juga: BIKIN HERAN, Giliran Bok Panel PJU Bypass BIL-Mandalika Dicuri Maling
“Kita resmikan jembatan ini dan tidak lagi disebut Jembatan Ngerapak melainkan Masmirah Bangkid,” ucap Bupati Lombok Tengah H Lalu Pathul Bahri dalam peresmian jembatan ini.
Diakui, selama proses pelaksanaan pembangunan jembatan ini memakan waktu cukup lama. Ini disebabkan lokasi pembangunan sangat dalam kurang lebih 49 meter dengan panjang 50 meter.
Pada fase pertama pembangunan, jembatan ini menelan anggaran Rp 2.671.164.000 kemudian fase kedua dan seterusnya hingga tuntas memakan biaya sebesar Rp 9,7 miliar.
Baca Juga: Jalan Tol Lembar-Kayangan akan Lewati Teruwai Lombok Tengah
Ketika pembangunan jembatan sudah rampung, kata bupati, masyarakat lagi-lagi bertanya kapan jembatan ini diresmikan.
Kata bupati, perlu diketahui sebelum peresmian maka jembatan ini dilakukan uji kelayakan. Ia tidak ingin pembangunan asal-asalan.
“Ingat jembatan ini adalah milik kita semua, bukan hanya dari dua desa ini saja,” cetus politisi Gerindra itu.
Baca Juga: Wuxia, Xianxia, dan Xuanhuan, Tiga Genre Fiksi Populer Dalam Drama Tiongkok
Setelah jembatan rampung, lanjutnya, jadi persoalan adalah jalan ke dua desa yang masih jelek. Bupati mengaku sudah memikirkannya namun memerlukan waktu.
“Tadi saya sempat mendengar ada masyarakat yang bilang jalannya masih jelek. Sekarang saya jawab, itu semua sudah kita pikirkan, sebab pembangunan yang memakan anggaran besar ini sudah tuntas, apalagi yang kecil-kecil,” tegasnya.
Bupati berharap dengan adanya jembatan ini geliat perekonomian, pertanian dan pembangunan yang berada di sekitar jembatan semakin meningkat. Sehingga berimbas pada kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga: AC Milan Temukan Bek Kiri Penuh Potensi Calon Pengganti Theo Hernandez, Ini Profilnya
Termasuk memudahkan akses bagi masyarakat yang hendak melintas ke Bandara Internasional Lombok maupun KEK Mandalika.
“Setelah ini selesai, termasuk jalan-jalannya saya yakin masyarakat dari Lotim juga akan melintas di sini,” tutup bupati. (ewi/r6)
Editor : Prihadi Zoldic