LombokPost-Sirkuit Mandalika dinilai layak menjadi pusat motorsport dunia. Komisaris Utama PT Pertamina Komjen Pol (Purn) Mochamad Iriawan mendorong Mandalika Grand Prix Association (MGPA) untuk terus menggeliatkan event balap nasional dan internasional.
Iwan Bule, sapaan akrabnya, mengungkapkan, rasa bangga dan apresiasinya terhadap pengelolaan sirkuit. Keberadaan Sirkuit Mandalika menjadi bukti nyata bahwa Indonesia memiliki sirkuit berstandar internasional.
“Pertama, sangat membanggakan. Kedua, keberadaan sirkuit ini menyampaikan pesan ke mata dunia bahwa di Indonesia memiliki sirkuit berstandar internasional. Ini suatu pencapaian luar biasa. Sirkuit Mandalika mampu memperkuat citra Indonesia di mata dunia,” ungkapnya, Selasa (8/7).
Iwan Bule mengaku, awalnya mengira setelah ditinggal pembalap, sirkuit akan berantakan. Namun kenyataannya masih bersih dan tertata rapi. “Ini adalah kebanggaan Indonesia. Saya berharap ke depan semakin banyak event-event besar yang digelar di sini, sehingga makin dikenal dan mendunia,” cetus Iwan Bule.
Pantauan Lombok Post, Iwan Bule melakukan kunjungan ke Sirkuit Internasional Mandalika dan disambut hangat Direktur Utama MGPA Priandhi Satria, PGS General Manager The Mandalika ITDC Wahyu M. Nugroho, serta seluruh jajaran staf MGPA. Dia beserta rombongan berkesempatan untuk menjelajahi sirkuit sepanjang 4,3 kilometer tersebut.
Tidak itu saja, Iwan Bule juga berkesempatan mengemudikan langsung Safety Car mengelilingi lintasan. Sementara rombongan lainnya menikmati panorama sirkuit dari atas trailer terbuka Rider Parade MotoGP yang digunakan untuk Mandalika Experience atau Lampaq di Sirkuit Mandalika.
Direktur Utama MGPA Priandhi Satria mengapresiasi kehadiran Komisaris Utama PT Pertamina Komjen Pol (Purn) Mochamad Iriawan dan seluruh jajaran. Ini menjadi bukti nyata bahwa keberadaan Sirkuit Mandalika didukung oleh berbagai pihak strategis, termasuk BUMN seperti Pertamina.
“Kami di MGPA akan terus menjaga dan merawat sirkuit ini sebaik mungkin, serta memastikan Sirkuit Mandalika menjadi rumah yang membanggakan bagi olahraga otomotif tanah air dan dunia,” ungkapnya.
Kunjungan strategis ini diharapkan mempererat sinergi antara Pertamina, MGPA, dan seluruh stakeholder dalam mendorong pengembangan Sirkuit Mandalika. Baik sebagai pusat motorsport internasional maupun destinasi wisata unggulan Indonesia.
Berbagai upaya dilakukan sesuai dengan arahan dari induk holding yaitu Injourney Holding, sebagai holding dibawah Kementrian BUMN di sektor pariwisata dan pendukungnya, yang terus memperkokoh perannya dalam mendorong pengembangan pariwisata berkelanjutan di Indonesia.
“Mari kita semua berbuat maksimal untuk membesarkan Indonesia melalui berbagai kegiatan di Sirkuit Internasional Mandalika,” kata dia.
Sejumlah event balap bergengsi siap digelar untuk memanjakan pecinta motorsport dari berbagai kalangan, menjadi momentum penting untuk memperkuat ekosistem balap nasional sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
Pertama, Mandalika Drag Fest (12–13 Juli 2025) yaitu event balap adu kecepatan mobil dan motor di lintasan lurus (drag race) siap memacu adrenalin para peserta dan penonton. Mandalika Drag Fest menghadirkan kompetisi drag race dengan standar keselamatan tinggi, melibatkan pembalap dari berbagai daerah dan komunitas otomotif lokal.
“Ajang ini menjadi panggung pembinaan bagi talenta muda sekaligus ajang edukasi bagi publik tentang format balap drag yang profesional dan aman,” kata Andhi sapaannya.
Kedua, Mandalika Festival of Speed (18–20 Juli 2025), festival multi-event ini menampilkan kejuaraan roda empat dalam satu rangkaian. Antara lain, Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ITCR, yakni seri kejuaraan nasional yang mempertemukan para pembalap terbaik Indonesia di kategori mobil touring.
Kemudian, Time Attack sebuah kompetisi melawan waktu yang menguji ketepatan dan kecepatan dalam melahap setiap sektor lintasan. Selanjutnya, BRZ Super Series sebuah balapan yang menggunakan mobil sport Subaru BRZ, yang saat ini menjadi salah satu kategori balap yang digemari karena keunggulan performa dan pengendaliannya.
Berikutnya, Mandalika Drift Camp yaitu sesi pelatihan sekaligus demonstrasi teknik drifting, diikuti oleh para drifter lokal dan nasional, dengan harapan dapat mendorong lahirnya talenta drifter profesional dari Indonesia.
“Festival ini tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk mendorong pembibitan atlet balap nasional dan memperluas basis penggemar motorsport di Indonesia,” paparnya.
Ketiga, JDM Fun Day Mandalika Time Attack (25–27 Juli 2025). JDM (Japan Domestic Market) Fun Day diikuti lebih dari 50 mobil JDM atau mobil sport produksi Jepang. Peserta berasal dari berbagai komunitas dan individu akan beradu cepat dalam format Time Attack.
Kompetisi ini terbuka bagi semua level, mulai dari pemula hingga pembalap profesional. Para peserta akan berlomba mengukir waktu tercepat di lintasan Sirkuit Mandalika dalam suasana yang penuh semangat, kompetitif, sekaligus bersahabat.
The Mandalika bukan hanya untuk MotoGP atau balap internasional, tetapi juga terbuka bagi semua komunitas dan disiplin balap seperti drag race, drifting, time attack, hingga komunitas JDM. “Ini adalah wujud komitmen kami dalam memperkuat ekosistem motorsport nasional dari akar hingga puncak,” tutup Andhi. (ewi/R7)
Editor : Jelo Sangaji