LombokPost-Penemuan jasad bayi membusuk terbungkus kain putih membuat geger warga Desa Mertak Tombok, Praya, Lombok Tengah, Rabu (27/8).
Penemuan jasad bayi membusuk ini pun viral di media sosial setelah diunggah pemilik akun Facebook @Ndra. Unggahan tersebut telah ditonton sebanyak 34 ribu kali dan ratusan orang berkomentar dan menyukai.
Informasi beredar, mayat bayi tersebut pertama kali ditemukan warga Mertak Tombok inisial AL pada, Kamis (21/8) lalu.
Pembongkaran pun segera dilakukan setelah dilaporkan salah seorang warga kepada Wakapolres Lombok Tengah.
Kasi Humas Polres Lombok Tengah Iptu Lalu Brata Kusnadi yang dikonfirmasi membenarkan, bahwa mayat tersebut sudah ditemukan sejak Kamis (21/8). Namun baru dilakukan pembongkaran hari ini.
"Sampai kemarin sore Polsek Praya masih koordinasi dengan Puskesmas untuk melakukan identifikasi," jelas Brata, Kamis (28/8).
Dikatakan, saksi AL menemukan jasad bayi ini ketika sedang mengalirkan air ke sawahnya yang dekat dengan lokasi kejadian pada Kamis (21/8). Namun karena takut, saksi pun mengubur mayat bayi itu kembali.
"Saksi menemukan sebuah bungkusan yang diduga mayat bayi sudah membusuk. Kemudian dia menceritakan ke mertuanya dan menyampaikan bungkusan yang merupakan mayat bayi sudah membusuk. Kemudian menguburkan mayat bayi tersebut," jelas Brata.
Terpisah, warga setempat Usman menyampaikan, awal pertama ditemukan pemilik tanah melihat adanya orok bayi yang diendus oleh anjing di sawah miliknya.
Bahkan sempat diseret oleh anjing sekitar tiga meter. Orok bayi tersebut dikerumuni oleh lalat.
"Orok bayi tersebut dibungkus rapi seperti pocong itu. Akhirnya karena pemilik tanah takut untuk membuka, dia tanam lagi," jelas Usman.
Usman menerangkan, saat itu orok bayi tersebut masih dalam keadaan segar, masih dalam keadaan bersimbah darah.
Sebab itu, pemilik tanah akhirnya menguburkan kembali di tempat ditanam yang semula.
Usman menjelaskan, bayi tersebut sudah seminggu kemudian baru dibongkar.
Pihak kepala dusun maupun Bhabinkamtibmas setempat sudah mengetahu, namun sayangnya tidak ada tindak lanjut.
"Tapi kok tidak ada tindak lanjut. Saya bersama masyarakat salah satunya Lalu Amrillah. Kemudian pak Amrillah menelpon Wakapolres Lombok Tengah bahwa ada orok bayi ditemukan warga," jelas dia
"Lalu Amrillah melaporkan jika orok bayi tersebut sudah seminggu. Namun tidak ada lanjut sehingga masyarakat resah. Akhirnya beberapa menit bhabinkamtibmas baru datang," tambahnya.
Usman menyampaikan, jasad orok bayi tersebut sudah dibongkar kemarin sore.
Tim Inafis Polres Lombok Tengah sudah mengangkat dan membawanya untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Pihak Polres Lombok Tengah juga diketahui telah meminta keterangan dari beberapa orang saksi.
Editor : Akbar Sirinawa