Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Langkah Revolusioner Lombok Tengah, Terapkan Manajemen Talenta, Tinggalkan Sistem Pansel dalam Penempatan Jabatan

Lestari Dewi • Selasa, 23 September 2025 | 16:55 WIB
Lalu Firman Wijaya
Lalu Firman Wijaya

LombokPost - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Tengah mengambil langkah revolusioner dalam penempatan pejabat birokrasi.

Mereka tidak lagi menggunakan sistem panitia seleksi (pansel) untuk promosi atau pengisian jabatan, melainkan beralih ke manajemen talenta.

Langkah ini menjadikan Lombok Tengah sebagai kabupaten/kota pertama di NTB yang menerapkan sistem tersebut.

Sekretaris Daerah Lombok Tengah Lalu Firman Wijaya menyatakan, perubahan ini merupakan poin penting dalam merit sistem merit.

“Kita akan menjadi kabupaten/kota pertama di NTB yang menerapkan manajemen talenta sebagai dasar pengisian atau promosi jabatan,” ujar Lalu Firman Wijaya, Senin (22/9).

Tujuan utama dari penerapan manajemen talenta adalah untuk menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan berbasis kinerja.

Sistem ini memungkinkan Pemkab Lombok Tengah untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan menempatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan potensi terbaik pada posisi yang tepat.

“Sehingga dengan menerapkan ini kita diberikan peluang kesempatan untuk tidak melakukan seleksi jabatan atau pansel lagi,” terang Lalu Firman Wijaya.

Dalam sistem baru ini, ASN yang memiliki talenta unggul akan dimasukkan ke dalam kolam talenta (talent pool).

Dari sinilah, calon pemimpin masa depan akan dipilih untuk mengisi jabatan struktural.

Proses ini dinilai lebih objektif dan transparan karena berdasarkan rekam jejak kinerja, kompetensi, dan potensi yang terukur.

Dengan beralih dari pansel, Pemkab Lombok Tengah juga berharap dapat mempercepat proses pengisian jabatan yang kosong dan menghilangkan praktik yang kurang transparan.

Melalui manajemen talenta, Pemkab Lombok Tengah berkomitmen untuk menciptakan birokrasi yang lebih efisien, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Karena yang dilihat adalah kinerjanya, disiplin dan kompetensi. Mereka akan ditempatkan dalam boks 8 dan 9, artinya yang di bawah boks ini silakan tingkatkan kompetensinya,” terang Lalu Firman Wijaya.

Editor : Pujo Nugroho
#Lombok Tengah #Manajemen Talenta #pemkab #Merit Sistem #pansel #Revolusioner #langkah