Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Tenun Lombok Tengah Curi Perhatian di KKNTB 2025

Lestari Dewi • Senin, 29 September 2025 | 14:01 WIB
GEBRAK PANGGUNG NTB: Ketua Dekranasda Loteng Nurul Aini Pathul Bahri (paling tengah) berfoto bersama usai mengikuti ajang Karya Kreatif NTB 2025 di Epicentrum Mall, Mataram, pekan lalu.
GEBRAK PANGGUNG NTB: Ketua Dekranasda Loteng Nurul Aini Pathul Bahri (paling tengah) berfoto bersama usai mengikuti ajang Karya Kreatif NTB 2025 di Epicentrum Mall, Mataram, pekan lalu.

LombokPost-Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lombok Tengah menorehkan prestasi dalam kalender ekonomi kreatif Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kehadiran mereka di ajang Karya Kreatif NTB (KKNTB) 2025 di Epicentrum Mall Mataram, 19–21 September lalu, bukan sekadar partisipasi, tapi juga menegaskan potensi mode daerah.

Acara bergengsi yang digagas Bank Indonesia (BI) dan Dekranasda NTB ini menjadi panggung selektif.

Dari seluruh kabupaten/kota, hanya Lombok Tengah dan Lombok Timur yang mendapat kehormatan menampilkan koleksi wastra dan rancangan desainer muda.

Pengakuan ini menunjukkan kualitas dan inovasi yang berkembang di Bumi Tatas Tuhu Trasna.

Ketua Dekranasda Loteng Nurul Aini Pathul Bahri menyampaikan, Lombok Tengah membawa enam rancangan busana yang berhasil mencuri perhatian.

Inti setiap koleksi adalah upaya menggabungkan tenun tradisional sarat makna budaya dengan sentuhan desain modern dan elegan.

Salah satu karya yang disorot adalah kreasi Syalie, desainer lokal yang menunjukkan kain warisan leluhur dapat bertransformasi menjadi fashion item yang siap bersaing di pasar global.

“Koleksi ini membuktikan bahwa tenun Lombok tidak harus terbatas pada pakaian adat, melainkan dapat menjadi bahasa fashion universal,” terangnya, Minggu (28/9).

Acara pembukaan dihadiri Gubernur NTB bersama istri serta Ketua Dekranasda se-NTB. Kehadiran mereka menegaskan bobot strategis KKNTB sebagai platform penggerak ekonomi.

Nurul Aini mengapresiasi kesempatan tersebut. Ia menilai KKNTB bukan sekadar pameran, melainkan ajang promosi vital.

“Semoga ini menjadi ajang promosi sekaligus menumbuhkembangkan desainer-desainer muda lokal di setiap daerah untuk menyongsong NTB mendunia,” ujarnya.

Pernyataan ini menegaskan fokus Dekranasda Lombok Tengah memberdayakan talenta muda.

Dengan memberi panggung dan akses, diharapkan desainer daerah semakin terpacu berkreasi, mengubah tenun menjadi komoditas ekonomi kreatif berkelanjutan, dan membawa nama Loteng bahkan NTB ke pasar internasional.

“Partisipasi Lombok Tengah di KKNTB 2025 adalah langkah nyata merawat tradisi sambil merangkul masa depan mode, memastikan warisan budaya tetap relevan dan menjadi tulang punggung perekonomian daerah,” terangnya.

Editor : Siti Aeny Maryam
#Lombok Tengah #dekranasda #karya kreatif #nusa tenggara barat