LombokPost-Sirkuit Internasional Mandalika dipastikan sudah siap 100 persen untuk menggelar MotoGP Mandalika 2025 pekan ini.
Lintasan hingga infrastruktur penunjang balap sudah sesuai standar internasional, tinggal menunggu penerbitan homologasi grade A dari Federasi Olahraga Balap Motor Internasional (FIM) pada Kamis (2/10).
Direktur Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria mengatakan, tim Dorna Sports telah melakukan inspeksi langsung terhadap kondisi trek, listrik, hingga jaringan internet.
Dorna pun puas dengan kesiapan Mandalika. Bahkan, perwakilan Dorna yang datang hanya sekitar satu jam sebelum meninggalkan lokasi untuk berwisata di Lombok.
“Dia (Dorna) melihat langsung, merasa sirkuit ini sudah cukup bagus. Jadi sudah yakin, dan insyaallah homologasi grade A bisa diterbitkan Kamis sore,” kata Priandhi Satria, Selasa (30/9).
Priandhi menjelaskan sejak Februari hingga April 2025, MGPA melakukan sejumlah perubahan pada beberapa tikungan yang dianggap perlu disesuaikan.
Proses ini melibatkan diskusi intensif antara MGPA, konsultan teknis, Federasi Automobil Internasional (FIA), dan FIM.
Sebelum pengerjaan, seluruh desain perubahan dibuat ulang dalam bentuk gambar tiga dimensi (3D) dan dikirimkan ke FIM untuk diverifikasi.
“Ada yang disetujui, ada yang diminta dikurangi. Proses bolak-balik ini berlangsung sampai semua pihak sepakat. Akhirnya ditandatangani, dan itu yang kita kerjakan menuju GT World Challenge Asia,” jelas Priandhi.
Hasil revisi tersebut kini sudah diperiksa kembali oleh pihak FIM dan FIA. Mereka menyatakan tidak ada masalah, sehingga Sirkuit Mandalika berhak mendapatkan homologasi grade A untuk menggelar MotoGP 2025.
Selain lintasan, sejumlah infrastruktur pendukung juga menjadi perhatian utama, mulai dari listrik hingga jaringan internet.
Priandhi menyebut, PLN sudah menyiapkan sistem backup untuk memastikan pasokan daya tidak terganggu selama balapan berlangsung.
“Dari sisi PLN sudah ada backup, lalu wifi juga dicek oleh Dorna. Jadi tidak ada kendala berarti,” ungkapnya.
Sementara itu, Dorna juga menambahkan beberapa fasilitas seperti lantai tambahan dan partisi di area tertentu untuk mendukung kelancaran operasional selama event berlangsung.
Meski trek dinyatakan siap 100 persen, Priandhi menuturkan masih ada sejumlah aktivitas pembersihan dan penyempurnaan yang dilakukan oleh tim di lapangan.
“Saya lihat teman-teman masih melakukan penyapuan di escape road dan service road. Itu memang tidak wajib, tapi karena ada waktu luang, mereka kerjakan untuk memastikan semuanya lebih rapi,” ujarnya.
Selain itu, sejumlah area lintasan juga dicat ulang karena terdapat bekas lintasan motor dari kegiatan sebelumnya. Hal ini dilakukan agar jalur balap benar-benar bersih dan mulus menjelang balapan kelas dunia.
Dengan kesiapan sirkuit yang sudah 100 persen, MGPA optimistis gelaran MotoGP Mandalika 2025 akan kembali menjadi magnet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Terlebih, Lombok dikenal sebagai destinasi unggulan dengan daya tarik budaya dan alam yang kuat.
“Kalau dari sisi trek, sudah aman. Sekarang tinggal bagaimana kita bersama-sama menyukseskan acaranya. MotoGP bukan hanya balapan, tetapi momentum besar untuk pariwisata Lombok dan NTB,” kata Priandhi.
Editor : Jelo Sangaji