LombokPost-Hotel Swiss-Belcourt Lombok, yang strategis berada tepat di depan Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), mengambil langkah unik dan efektif dalam menyambut kedatangan kru dan pembalap ajang bergengsi MotoGP Mandalika.
Hotel ini tidak hanya menyediakan akomodasi nyaman, tetapi juga menjadi etalase mini untuk mempromosikan kekayaan budaya dan produk UMKM lokal Lombok.
General Manager Hotel Swiss-Belcourt Lombok Thomas Dananjaya menyatakan bahwa tujuannya adalah agar para tamu internasional merasa senang dan nyaman, sekaligus memperkenalkan budaya Lombok yang menarik.
"Penyambutan ini dimeriahkan dengan musik tradisional, live musik dan menampilkan beragam kerajinan lokal, terutama kain tenun, untuk menunjukkan bahwa Lombok kaya akan produk kerajinan tangan," katanya, Kamis (2/10).
Langkah ini menunjukkan sinergi antara sektor pariwisata dan ekonomi kreatif lokal.
Dengan menjadikan hotel sebagai platform promosi, Hotel Swiss-Belcourt Lombok secara langsung mendukung hasil produk UMKM daerah tersebut.
Dampak positif dari perhelatan MotoGP sangat terasa. Thomas Dananjaya mengungkapkan bahwa dari total 136 kamar yang tersedia di Swiss-Belcourt Lombok, semuanya terisi penuh oleh kru dan pembalap.
Hotel bahkan melakukan penambahan karyawan selama masa event ini berlangsung.
Tidak hanya kerajinan, aspek kuliner pun mendapatkan perhatian khusus.
Pihak hotel menyediakan menu lokal yang sudah disesuaikan dengan selera tamu, yakni tidak pedas.
Harapannya, kenyamanan yang dirasakan—mulai dari tempat istirahat yang bagus, keramahan, hingga pengalaman budaya—akan diceritakan kembali di negara asal mereka, menjadikannya promosi wisata yang efektif dari mulut ke mulut.
Kedatangan para kru dan pembalap ke hotel untuk beristirahat menandai kesiapan mereka menjelang balapan yang akan diselenggarakan di Sirkuit Mandalika pada 3-5 Oktober.
Dengan sambutan yang memadukan akomodasi kelas dunia dan sentuhan budaya lokal, Hotel Swiss-Belcourt Lombok berhasil menciptakan pengalaman menginap yang berkesan dan sarat makna, menegaskan peran pentingnya sebagai gerbang pariwisata Lombok.
Editor : Siti Aeny Maryam