Area rumput di sekitar Sirkuit Internasional Mandalika tak luput menjadi perhatian dalam MotoGP Mandalika 2025. Melalui tangan dingin Sukardianto dan tim, ia memastikan rumput tetap hijau di sana.
------
JARING pelindung hitam yang menutupi rerumputan di sekitar Sirkuit Mandalika kini dibuka. Hamparan yang sebelumnya cokelat telah kembali menghijau seiring turunnya hujan beberapa waktu terakhir.
Sekilas tampak sepele, namun area rumput menjadi bagian penting dari standar internasional MotoGP Mandalika 2025. Menjelang sesi latihan bebas pada Jumat (3/10), tim Track Maintenance setiap hari memastikan rumput tetap hijau, rapi, dan aman.
Perawatan dilakukan detail, mulai penyiraman, pemangkasan, hingga penyisiran di bawah beton sepanjang pitlane. Semua itu untuk menjaga standar homologasi lintasan.
Rumput yang tertata bukan hanya memperindah pemandangan di tribun dan layar televisi, tetapi juga menjaga kualitas serta keamanan lintasan. Rumput sehat membantu mencegah masuknya debu, pasir, atau material lain yang bisa mengganggu balapan.
Di balik hijaunya Mandalika, ada dedikasi petugas lapangan. Sukardianto, salah satunya, dengan teliti merawat area hijau setiap hari. “Saya sangat bahagia menjadi bagian dari MotoGP tahun ini. Ini bukan sekadar pekerjaan, tapi juga kebanggaan bisa ikut menjaga wajah Mandalika di hadapan dunia,” ungkapnya penuh semangat.
Baginya, keterlibatan ini menjadi wujud kontribusi nyata pada event internasional yang membawa nama besar Indonesia, khususnya Lombok dan NTB, di mata dunia. Ia menjelaskan, dalam standar homologasi lintasan internasional, kondisi rumput termasuk indikator utama. Permukaan yang hijau, rata, dan terawat dapat mengurangi risiko kecelakaan serta memberi perlindungan tambahan ketika motor keluar jalur.
“Karena itu, kerja tim perawatan rumput menjadi bagian yang tidak kalah penting dibandingkan persiapan teknis lintasan balap,” kata dia.
Kini, rumput hijau Mandalika siap menyambut ribuan penonton, kru, dan pembalap kelas dunia. Hal ini menegaskan kesiapan Mandalika menjadi tuan rumah MotoGP dengan kualitas terbaik.
Terpisah, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria mengapresiasi seluruh tim yang bekerja sejak jauh hari.
“MotoGP bukan hanya soal balapan di lintasan, tetapi juga soal bagaimana kita menyiapkan seluruh aspek pendukung sesuai standar internasional,” katanya.
Menurutnya, perawatan rumput menjadi bukti keseriusan pengelola sirkuit. Rumput yang hijau, rapi, dan aman memberi kenyamanan bagi pembalap, kru, maupun penonton.
“Ini juga menjadi wajah Indonesia yang dilihat oleh dunia,” cetusnya.
Baca Juga: Pecah! Tradisi 'Jumat Sepi' MotoGP Mandalika Runtuh Diterjang Gelombang Gen Z Bertiket 3 Hari
Priandhi menambahkan, MGPA menekankan pentingnya sinergi antara teknis dan estetika. “Kami ingin menunjukkan bahwa Mandalika tidak hanya siap dari sisi teknis balap, tetapi juga menghadirkan keindahan dan kenyamanan yang membuat pengalaman menonton MotoGP di sini semakin berkesan,” terangnya.
Dengan kesiapan lintasan dan area hijau yang terawat, Sirkuit Mandalika kian mantap menyambut balapan motor paling bergengsi dunia. Detail persiapan ini mencerminkan komitmen MGPA menghadirkan MotoGP Mandalika 2025 sebagai perhelatan aman, meriah, dan berkelas internasional.
Editor : Jelo Sangaji