Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ayo Jaga Terang Bypass Mandalika di Lombok Tengah

Lestari Dewi • Rabu, 8 Oktober 2025 | 12:37 WIB
DICURI LAGI: Inilah kondisi salah satu bok panel di jalan bypass BIL-Mandalika yang raib digondol maling, Sabtu (5/7).
DICURI LAGI: Inilah kondisi salah satu bok panel di jalan bypass BIL-Mandalika yang raib digondol maling, Sabtu (5/7).

LombokPost-Suksesnya ajang MotoGP Mandalika 2025 menyisakan pesan penting bagi masyarakat Lombok Tengah.

Di balik gemerlap sirkuit dan sorotan dunia, ada infrastruktur yang perlu dijaga bersama, salah satunya Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Bypass Bandara Internasional Lombok (BIL)-Mandalika.

Kepala Dishub Lombok Tengah Lalu Herdan menegaskan, PJU di sepanjang Bypass BIL-Mandalika merupakan aset vital yang harus dijaga dari aksi perusakan atau pencurian.

Meski arus kendaraan sudah berkurang drastis setelah ajang MotoGP, potensi kerusakan fasilitas itu tetap bisa terjadi.

“Mari bersama-sama kita menjaga PJU yang sudah terpasang ini,” katanya, Selasa (7/10).

Mantan Humas Pemkab Lombok Tengah itu menjelaskan, PJU memiliki fungsi penting yang melampaui sekadar penerangan.

Pertama, untuk keamanan dan keselamatan, karena penerangan memastikan jarak pandang pengemudi dan mencegah kecelakaan, terutama di malam hari.

Kedua, untuk mendukung pariwisata, sebab jalan yang terang memberi kesan modern, aman, dan berkelas bagi wisatawan domestik maupun mancanegara yang datang dari bandara menuju Mandalika.

Ketiga, untuk keberlanjutan event, karena kerusakan PJU dapat menghambat mobilisasi logistik dan menurunkan standar keamanan jalan untuk ajang internasional berikutnya.

“Jangan lagi setelah MotoGP, ininya hilang, itunya dicuri,” kata Herdan.

Dishub juga meminta masyarakat tidak melakukan vandalisme, perusakan, atau pencurian terhadap komponen PJU seperti kabel, lampu, dan tiang.

Baca Juga: Begini Komentar Wamenpar Ni Luh Soal UMKM Binaan ITDC di MotoGP

Fasilitas ini dibangun dengan biaya besar dari pajak masyarakat.

“Ini adalah wajah Lombok di mata dunia. Jika ada satu lampu mati karena dicuri atau dirusak, dampaknya terasa pada keamanan seluruh pengguna jalan,” jelas Herdan.

Ia juga mengimbau masyarakat berperan aktif menjadi mata dan telinga pemerintah.

Jika melihat aktivitas mencurigakan atau tindak kejahatan yang menargetkan fasilitas PJU, warga diminta segera melapor ke aparat desa, kepolisian, atau Dishub.

Pemkab Lombok Tengah bersama kepolisian telah menegaskan akan menindak tegas pelaku perusakan atau pencurian aset PJU.

Aksi pencurian kabel atau komponen listrik merupakan tindak pidana yang tak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga membahayakan pelaku dan pengguna jalan lainnya.

“Patroli juga mulai dilakukan aparat keamanan,” ujarnya.

Kehadiran PJU di Bypass BIL-Mandalika menjadi simbol kemajuan daerah yang patut dibanggakan.

Setelah sukses menjadi tuan rumah MotoGP 2025, masyarakat Loteng diharapkan turut menjaga aset berharga tersebut.

“Pastikan lampu-lampu di sepanjang jalan utama ini tetap menyala terang, bukan hanya untuk menyambut balapan berikutnya, tetapi sebagai penanda bahwa Lombok adalah destinasi yang aman, tertib, dan siap bersinar setiap malam,” tutup Herdan.

Editor : Kimda Farida
#Lombok Tengah #JAGA #Bypass #Mandalika #Dishub