Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Aduh, Pasar Kuta Bikin Kumuh Kawasan Wisata Mandalika

Lestari Dewi • Senin, 17 November 2025 | 15:03 WIB
Inilah penampakan lapak-lapak penuh sampah dan kotor yang ditinggalkan pedagang di Pasar Kuta, Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah.
Inilah penampakan lapak-lapak penuh sampah dan kotor yang ditinggalkan pedagang di Pasar Kuta, Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah.

LombokPost-Pasar Kuta di Desa Kuta, Pujut, Lombok Tengah digadang menjadi wajah sentra niaga modern yang mendukung Kawasan Ekonomi Khusus KEK Mandalika.

Namun gedung pasar utama yang dibangun untuk menampung ratusan pedagang kini dalam kondisi mati suri.

Pantauan Lombok Post, lantai yang seharusnya ramai justru sunyi dan kosong.

Gedung megah itu terlihat ditinggalkan dan menjadi bangunan yang tidak termanfaatkan.

Pedagang menolak menempati gedung karena pembeli enggan masuk.

Akibatnya gedung Pasar Kuta Mandalika terkesan kumuh dan tidak representatif.

“Nggak ada yang mau belanja ke dalam,” ujar Murniasih salah satu pedagang di Pasar Kuta. 

Aktivitas pasar justru terjadi di luar gedung. Untuk mendekati pembeli dan wisatawan, para pedagang memilih berjualan di area parkir dan bahu jalan sekitar pasar.

Kondisi ini menimbulkan kekacauan dan merusak citra kawasan pariwisata, mulai dari limbah dan sampah hingga parkir liar dan kemacetan.

Tumpukan sisa dagangan berserakan.

Pasar Kuta yang berada di dekat ruang terbuka hijau kini menyajikan pemandangan jorok dan bau tidak sedap.

Aktivitas jualan di pinggir jalan juga memicu kesemrawutan lalu lintas. Kendaraan pembeli parkir sembarangan, memakan bahu jalan, dan menyebabkan arus kendaraan melambat atau terhenti.

Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah membenarkan kondisi tersebut.

Gedung yang dibangun Kementerian Perdagangan RI itu dirancang sesuai kebutuhan pasar bagi pembeli lokal dan wisatawan.

“Melihat kondisi ini, dinas terkait saya minta segera lakukan langkah-langkah untuk menyampaikan pada pedagang agar kembali memfungsikan gedung pasar,” terangnya, Minggu (16/11).

Menurutnya, jika langkah awal ini dilakukan maka penataan pasar dapat berjalan lebih baik.

Pemerintah daerah dan pedagang memiliki tugas menjaga ketertiban, keamanan, kenyamanan dan kebersihan.

Jika kondisi sudah tertata, pembeli dipastikan akan kembali berbelanja di dalam pasar.

“Insyaallah akan segera ditindaklanjuti,” cetus politisi Golkar ini.

Editor : Kimda Farida
#kumuh #Lombok Tengah #Mandalika #semrawut #Pasar Kuta