Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Target Penuntasan RTLH di Lombok Tengah Terhambat Pemangkasan Anggaran

Lestari Dewi • Selasa, 2 Desember 2025 | 10:44 WIB
Seorang warga lansia sedang beraktivitas di depan rumahnya yang reot di Lombok Tengah, beberapa waktu lalu.
Seorang warga lansia sedang beraktivitas di depan rumahnya yang reot di Lombok Tengah, beberapa waktu lalu.

LombokPost-Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) masih menyisakan 80 unit dalam APBD Lombok Tengah (Loteng) 2025.

Dari target 356 unit, sebanyak 276 unit telah selesai direhabilitasi. Pemkab Loteng optimis sisa perbaikan tuntas sebelum akhir tahun.

“Secara kontrak pengadaan barangnya sudah 100 persen, tinggal pelaksanaan fisik oleh swadaya masyarakat,” ucap Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Loteng Muhammad Saparuddin kepada wartawan, Senin (1/12).

Pria yang akrab disapa Sopo ini menjelaskan, total RTLH yang harus ditangani lima tahun ke depan mencapai 14 ribu unit. Setelah dikurangi realisasi 356 unit, masih tersisa 13.644 unit.

“Jumlah ini kami optimis berkurang lagi karena ada program rehab juga dari Baznas, pemerintah pusat,” kata dia.

Terkait target rehabilitasi tahun mendatang, Sopo berharap minimal sama dengan tahun ini, dua unit RTLH setiap desa, dengan anggaran Rp 20 juta per unit.

“Kami harap tahun depan tidak jauh-jauh, minimal bisa mempertahankan (jumlah) unit seperti tahun 2025,” kata mantan Kepala Bidang Cipta Marga Dinas PUPR Loteng ini.

Sopo menuturkan, penambahan unit rehabilitasi pada 2026 sulit dilakukan karena pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD).

Akibat pengurangan anggaran, dana rehabilitasi turun dari Rp enam miliar menjadi Rp empat miliar. Pemangkasan ini berdampak pada melambatnya penuntasan target.

“Kita harapkan rehabilitasi RTLH yang diusulkan ke pusat bisa terealisasi, kita usulkan melalui sistem SIBARU mencapai 1.540 unit. Jika ini terealisasi semua, luar biasa,” tutup Sopo. 

Editor : Kimda Farida
#Lombok Tengah #Disperkim #Terhambat #TKD #pemangkasan #RTLH