LombokPost-Mandalika Last Sunday Run 2025 siap digelar pekan ini di Sirkuit Internasional Mandalika. Ajang olahraga ini tidak hanya menggabungkan gaya hidup sehat dan pengalaman berlari di lintasan balap internasional, namun aksi kepedulian sosial.
“Setiap satu kilometer yang ditempuh peserta akan disisihkan sebesar Rp 5.000 untuk donasi bencana. Selain itu, panitia membuka open donasi bagi seluruh peserta dan pengunjung, serta menyalurkan 50 persen keuntungan dari penjualan Official Merchandise Mandalika Circuit untuk mendukung aksi kemanusiaan ini,” ucap Wakil Direktur Utama MGPA Samsul Purba di Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort, Rabu (24/12).
Dia mengatakan, event yang digelar pada Minggu (28/12) pukul 06.00 Wita nanti mengajak peserta untuk berolahraga sekaligus berbagi kepada masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.
Baca Juga: Ayo Lari Sambil Donasi di Mandalika Last Sunday Run 2025
“Seluruh peserta diajak berkontribusi langsung melalui skema donasi yang terintegrasi dalam kegiatan lari,” katanya.
Melalui aksi kemanusiaan ini, Mandalika Last Sunday Run tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga ruang berbagi dan kebersamaan di akhir tahun, di mana setiap langkah peserta memberikan dampak sosial yang nyata.
Event ini menghadirkan dua kategori lari, yaitu 10K dan 4,3K, yang dapat diikuti oleh berbagai kalangan. Seluruh rute berada di dalam area sirkuit dan tidak melewati jalan raya umum, sehingga menjamin aspek keamanan dan kenyamanan peserta.
“Saat ini yang sudah mendaftar sekitar 600 peserta,” kata Samsul.
Mandalika Last Sunday Run 2025 akan dikemas sebagai fun run dengan suasana santai dan meriah, ditemani alunan musik dari DJ yang menghadirkan semangat run the rhythm. Konsep ini dirancang agar peserta dapat menikmati olahraga tanpa tekanan target waktu, sekaligus merasakan atmosfer Mandalika dengan cara yang berbeda.
“Kami berharap event ini digelar setiap tahun, bisa mengundang banyak wisatawan pada akhir tahun datang ke Mandalika,” terangnya.
Editor : Redaksi Lombok Post