LombokPost-Kodim 1620 Lombok Tengah melaksanakan pengawasan melekat terhadap penyaluran pupuk bersubsidi bagi Kelompok Tani (Poktan) di Dusun Tatak, Desa Tanak Awu, Pujut.
Langkah ini guna memastikan roda pertanian berjalan maksimal serta menjamin distribusi sarana produksi pertanian (saprodi) dari pengecer ke Poktan berlangsung transparan, adil, dan tepat sasaran.
“Pupuk adalah urat nadi petani. Kita harus kawal distribusinya agar benar-benar sampai ke tangan yang berhak, sesuai dengan kebutuhan masing-masing kelompok tani secara merata,” ujar Babinsa Tanak Awu Sertu Heri Karyawan, Minggu (11/1).
Selain memastikan distribusi tepat sasaran, TNI mengawal langsung penyaluran 99 ton pupuk bersubsidi jenis Urea dan NPK melalui pengecer UD Kurnia Dusun Tatak ke 15 Poktan.
“Untuk saat ini baru tersalurkan sebanyak 20 ton pupuk Urea dan 20 ton pupuk NPK,” kata dia.
Menurutnya, pengawasan ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan upaya strategis untuk mencegah terjadinya penyimpangan distribusi di tingkat bawah.
Sebagai ujung tombak TNI di tingkat desa, Babinsa memiliki peran vital dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan nasional.
“Pengawasan yang intensif ini diharapkan mampu meminimalisir kendala di lapangan terkait penyaluran pupuk subsidi sehingga proses tanam para petani tidak terhambat,” terangnya.
Terpisah, Komandan Kodim 1620 Lombok Tengah Letkol Arm Karimmuddin Rangkuti mengatakan, indikator keberhasilan pengawasan ini meliputi akurasi data penyaluran sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan untuk Poktan.
Kemudian, transparansi proses pembagian dilakukan secara terbuka di hadapan pengurus kelompok guna menjamin tidak ada tebang pilih dalam distribusi pupuk di Dusun Tatak.
“Pengawasan melekat ini karena targetnya adalah ketahanan pangan berkelanjutan,” ujarnya.
Peran aktif Babinsa diharapkan mampu menciptakan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat petani.
Dengan ketersediaan pupuk yang terjamin, produktivitas hasil pertanian dapat meningkat secara signifikan.
“Melalui pendampingan yang terukur dan terarah ini, kami ingin memastikan ketahanan pangan di wilayah ini berkelanjutan, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan hidup para petani kita,” katanya.
Kodim 1620 Lombok Tengah terus berkomitmen dalam pendampingan program pertanian di Gumi Tastura sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menyukseskan swasembada pangan nasional.
Editor : Akbar Sirinawa