LombokPost-Rotasi pejabat eselon II yang dilakukan Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri pada Selasa malam (20/1) menyisakan sembilan kursi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lowong.
Bupati Lombok Tengah memastikan kekosongan jabatan tersebut akan segera diisi dalam waktu dekat.
Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah menjelaskan, kekosongan ini terjadi karena pemkab menerapkan Manajemen Talenta dalam pengisian jabatan.
Mutasi dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan daerah.
“Mutasi yang semalam itu (Selasa, red) adalah rolling eselon II pejabat tinggi pratama, untuk memastikan OPD mana saja yang kosong,” kata Wakil Bupati Nursiah kepada wartawan di Penujak, Rabu (21/1).
Berdasarkan hasil rotasi tersebut, terdapat sembilan OPD yang kini tanpa pimpinan definitif.
Pemkab sedang mempersiapkan nama-nama yang akan mengisi kekosongan jabatan melalui hasil asesmen pejabat eselon III.
“Kita akan lihat kompetensinya, yang terpetakan dalam 9 blok atau kotak, dengan pertimbangan melihat dari kewenangan Pak Bupati, mana yang layak dipromosikan,” tambahnya.
Adapun OPD yang lowong antara lain Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Pariwisata, DP3AP2KB, DPM-PTSP.
Kemudian, Dinas PMD, Dinas Pertanian, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lombok Tengah.
“Nantinya ini akan diisi dari eselon III yang lakukan assessment, target kita segera ini diisi,” cetus politisi Golkar ini.
Sebelumnya, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri merotasi enam pejabat eselon II.
Lalu Sungkul yang semula menjabat Kepala Dinas Pariwisata digeser menjadi Staf Ahli Bupati.
Demikian pula Irman yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), kini menempati posisi Staf Ahli Bupati.
Posisi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) diisi oleh Lalu Herdan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perhubungan.
Berikutnya, Tri Widiastuti yang semula menjabat Staf Ahli Bupati kini mengisi kursi Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Diskepang) Lombok Tengah.
Sementara itu, Lalu Muliawan yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan digeser sebagai Asisten I Setda Lombok Tengah.
Sedangkan Lalu Rinjani yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) mengisi posisi Asisten II Setda Lombok Tengah.
Bupati menekankan bahwa keberhasilan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan dan kapasitas ASN.
Rotasi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) merupakan langkah strategis untuk memastikan keselarasan antara arah kebijakan RPJMD dengan kapasitas sumber daya aparatur.
“Rotasi jabatan juga merupakan hal yang wajar dan lazim dalam dinamika organisasi pemerintahan,” ucap Bupati Pathul.
Editor : Akbar Sirinawa