Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Menakar Potensi Duet Nursiah-Ramdan di Pilkada 2029

Lestari Dewi • Senin, 26 Januari 2026 | 09:08 WIB
Nursiah
Nursiah

LombokPost-Meski Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029 masih beberapa tahun lagi, konstelasi politik di Lombok Tengah mulai menghangat.

Wakil Bupati Loteng M Nursiah menghadiri pelantikan 27 pengurus cabang Pemuda Nahdlatul Wathan (NW) Lombok Tengah. Kehadiran ini memberi sinyal perjodohan gerakan pemuda NW dengan kekuatan beringin.

M Nursiah saat ini menjabat Wakil Bupati Loteng periode kedua (2025—2030) sekaligus Ketua DPD II Golkar Loteng. Ia telah mendapatkan lampu hijau dari internal Partai Golkar.

Dalam Musda XI Golkar Oktober 2025, Ketua DPD I Golkar NTB Mohan Roliskana secara eksplisit mendorong Nursiah maju sebagai Calon Bupati pada 2029.

Status birokrat senior dan petahana dua periode menjadikannya figur terkuat di barisan partai berlambang beringin tersebut.

Di sisi lain, muncul nama Lalu Ramdan, tokoh muda progresif yang menjabat Ketua DPRD Loteng serta Ketua Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Nahdlatul Wathan (NW) Loteng.

Ia merupakan representasi kekuatan politik Gerindra dan gerbong Pemuda NW.

Keberhasilannya menduduki kursi Ketua DPRD Loteng pada 2024 menunjukkan basis massa solid dan pengaruh politik signifikan di kalangan milenial serta pemilih religius.

Wacana penyatuan Nursiah dan Ramdan dinilai banyak pihak sebagai pasangan komplementer. Nursiah membawa pengalaman birokrasi dan eksekutif matang, sementara Lalu Ramdan membawa energi muda serta jaringan organisasi kepemudaan.

Gabungan Golkar dan Gerindra yang saat ini berkoalisi mendukung Pathul-Nursiah Jilid II, berpotensi melanjutkan dominasi pembangunan di Gumi Tatas Tuhu Trasna.

Kehadiran Lalu Ramdan sebagai tokoh Pemuda NW menjadi jangkar dukungan kuat dari salah satu basis ormas Islam terbesar di Loteng.

“Belum, tidak ada, tidak ada (mengarah ke sana, red) hanya Pak Wabup saja berkesempatan hadir, bupati ada kegiatan lain dan diamanahkan ke wakil bupati,” ucap Ramdan kepada wartawan, Minggu (25/1).

Jika ada peluang penjodohan kedua nama ini, kata Ramdan, dinamika politik menuju 2029 masih sangat panjang. Antara keduanya, baik partai maupun organisasi, belum ada pembicaraan mengarah Pilkada 2029.

“Nanti kita lihat, arahan organisasi di bidang pemuda juga belum ada arahan ke sana (pilkada),” cetus Ketua DPRD Loteng ini.

Lalu Ramdan
Lalu Ramdan

Ketua DPD II Partai Golkar Loteng M Nursiah mengaku masih fokus menyerap kekuatan dan merawat akar pohon hingga ke ranting. Ia berharap meraih target maksimal baik dalam Pileg maupun Pilkada 2029.

“Ya sah-sah saja, tapi menjadi background pertimbangan dilihat dari perolehan suara sebelumnya, baik itu pileg, pilkada hingga perolehan suara partai sebagai strategi perencanaan ke depan,” bebernya.

Walaupun potensi terbuka lebar, dinamika politik menuju 2029 ditentukan kinerja Nursiah mendampingi Bupati Lalu Pathul Bahri hingga akhir masa jabatan.

Di sisi lain, Lalu Ramdan memperkuat struktur melalui pelantikan pengurus Pemuda NW tingkat kecamatan se-Loteng. Jika kedua tokoh ini berjabat tangan, Pilkada Loteng 2029 diprediksi menjadi panggung koalisi besar yang sulit tertandingi.

Editor : Akbar Sirinawa
#Lombok Tengah #pilkada 2029 #Lalu Ramdan #politik #Golkar #nursiah #Pemuda NW #duet