
LombokPost - Sejak memulai debutnya pada tahun 1979, Suzuki Alto telah menjadi ikon mobil kompak yang tangguh.
Memasuki generasi kesepuluh, pabrikan otomotif berlambang huruf S tersebut melakukan revolusi signifikan.
Bukan sekadar penyegaran desain, Suzuki Alto terbaru fokus pada profil kendaraan yang lebih ringan, peningkatan performa, dan efisiensi bahan bakar yang luar biasa.
Inovasi ini menjadi jawaban Suzuki terhadap standar keselamatan modern dan tuntutan mobilitas ramah lingkungan yang kian ketat.
Salah satu sorotan utama dari Suzuki Alto generasi ke-10 yang telah diluncurkan di Jepang tahun ini adalah efisiensi struktur tubuhnya.
Dilansir dari Crosby Suzuki, model terbaru ini berhasil memangkas bobot hingga 100 kilogram dibandingkan varian yang beredar saat ini. Berat total New Alto baru diprediksi hanya berkisar antara 580-660 kilogram.
Baca Juga: Suzuki EWX Hadir dengan Desain Ikonik
Mencapai angka tersebut tanpa mengorbankan aspek keselamatan tentu menjadi tantangan teknis yang besar.
Untuk mengatasinya, Suzuki memanfaatkan versi tercanggih dari platform Heartect, serta penggunaan baja tarik ultra tinggi (Ultra-High Tensile Steel) dan baja tarik canggih (Advanced High Tensile Steel).
Material ini memberikan konstruksi yang ringan. Selain itu juga memiliki integritas struktural yang sangat kuat untuk menyerap energi benturan secara efektif saat terjadi kecelakaan.
Suzuki tidak hanya bermain di sektor material, tapi juga pada dapur pacu. Generasi sebelumnya mencatatkan konsumsi BBM sekitar 25-27 kilometer per liter. Pada New Alto ini mampu melampaui angka 30 kilometer per liter.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




