Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Sekolah Rakyat Masuk Tahap Akhir, Pemkab Loteng Pastikan Pembangunan Bakal Dimulai Tahun Ini

Lestari Dewi • Kamis, 12 Februari 2026 | 09:50 WIB
Lalu Wiranata
Lalu Wiranata

 

LombokPost-Pemkab Lombok Tengah memastikan pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Beber, Kecamatan Batukliang, segera dimulai tahun ini.

Sekolah yang diproyeksikan menjadi solusi bagi anak-anak kurang mampu ini kini memasuki tahap final pengurusan izin.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Loteng Lalu Wiranata mengatakan, seluruh administrasi perizinan ditargetkan tuntas dalam waktu dekat.

“Kita harapkan pengurusan izin bisa diselesaikan minggu ini,” ungkapnya, Rabu (10/2).

Baca Juga: Catatan Perjalanan Wartawan Lombok Tengah ke Jantung Komunikasi Jogjakarta, Menjemput Ilmu di Kota Pelajar

Pembangunan ini merupakan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Setelah izin rampung, Pemkab akan segera bersurat kepada Kementerian Sosial (Kemensos) yang akan mengeksekusi pembangunan fisik gedung setinggi tiga lantai.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Lombok Tengah bertugas menyiapkan infrastruktur pendukung.

“Untuk infrastruktur pendukung disiapkan oleh pemda. Mudah-mudahan ke depan juga memungkinkan dibangun fasilitas kesehatan seperti puskesmas di kawasan tersebut,” tambah Lalu Wiranata.

Sempat menemui kendala terkait status Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Lalu Wiranata menegaskan masalah tersebut sudah klir.

Baca Juga: Perumdam Tirta Ardhia Rinjani Perpanjang MoU Datun dengan Kejari Lombok Tengah

Pemerintah daerah telah menyediakan lahan pengganti di Desa Aik Mual yang dokumennya telah diserahkan kepada Kementerian Pertanian.

“Sekarang penggantinya sudah ada, jadi tinggal eksekusi,” tegasnya.

Sekolah Rakyat ini bukan sekadar gedung sekolah. Dengan kapasitas menampung ribuan siswa dari jenjang SD hingga SMA, sekolah ini akan dilengkapi fasilitas asrama.

Target utamanya anak-anak dari keluarga kurang mampu dan mereka yang sebelumnya terpaksa putus sekolah. Proses pendataan calon siswa dilakukan secara ketat dan tepat sasaran melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Baca Juga: SBM Poltekpar 2026 Resmi Diluncurkan, Poltekpar Lombok Jaring Talenta Pariwisata Unggul

“Peruntukannya bagi siswa putus sekolah dan masyarakat kurang mampu. Dengan adanya asrama, tidak ada lagi alasan bagi anak-anak kita untuk tidak bersekolah,” pungkasnya.

Editor : Jelo Sangaji
#Pemkab Lombok Tengah #Sekolah Rakyat #Bapperida