Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Satpol PP Lombok Tengah Atur Jam Operasional Warung dan Tempat Hiburan

Lestari Dewi • Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:40 WIB

Kasatpol PP Loteng Zaenal Mustakim (Dewi/Lombok Post)
Kasatpol PP Loteng Zaenal Mustakim (Dewi/Lombok Post)

LombokPost-Pemkab Lombok Tengah memperketat pengawasan aktivitas usaha demi menjaga kekhusyukan ibadah dan ketertiban umum pada bulan Ramadan 1447 Hijriah. Pemilik warung, rumah makan, hingga tempat hiburan diminta tidak beroperasi pada siang hari selama bulan puasa.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lombok Tengah Zaenal Mustakim menegaskan, kebijakan ini bukan bentuk pelarangan usaha.

Melainkan pengaturan jam operasional sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa.

“Bukannya pemerintah melarang untuk buka selama Ramadan. Silakan beroperasi, tapi mulai pukul 16.00 Wita,” tegasnya pada wartawan, Jumat (20/2).

Menurutnya, langkah ini penting untuk mencegah potensi gangguan ketertiban sekaligus menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat. Satpol PP akan mengerahkan tim patroli untuk memastikan imbauan tersebut dipatuhi.

Jika ditemukan pelaku usaha yang tetap membuka layanan pada siang hari tanpa mengindahkan peringatan, pihaknya memastikan akan mengambil tindakan tegas.

“Kalau sudah diperingatkan tapi tetap membandel, tentu akan kami tindak sesuai aturan,” ujarnya.

Pengawasan tidak hanya menyasar warung dan tempat hiburan. Satpol PP juga akan memantau aktivitas lain yang berpotensi mengganggu ketenteraman selama Ramadan, seperti peredaran minuman keras dan penggunaan petasan.

Zaenal mengingatkan masyarakat untuk tidak menyalakan petasan, apalagi hingga terjadi perang petasan yang dapat membahayakan keselamatan dan mengganggu kenyamanan warga saat beribadah.

Patroli akan dilakukan secara berkala dengan melibatkan hampir seluruh personel Satpol PP, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.

“Prinsipnya mari kita bersama-sama menjaga ketertiban selama bulan puasa. Supaya masyarakat bisa tenang dan ibadah berjalan lebih khusyuk,” pungkasnya.

Dengan pengawasan intensif dan partisipasi masyarakat, Pemkab Loteng berharap Ramadan tahun ini berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan.

Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah turut mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan suci.

Ia menegaskan pentingnya menciptakan suasana yang aman dan nyaman, terutama saat pelaksanaan ibadah salat tarawih maupun menjelang sahur.

“Jangan ada yang bermain petasan saat salat tarawih maupun usai sahur di jalan raya, karena itu bisa mengganggu kekhusyukan ibadah dan membahayakan keselamatan,” tegasnya.

Menurutnya, Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat nilai kebersamaan dan saling menghormati. Karena itu, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar suasana tetap kondusif.

“Kalau kita semua saling menjaga, InsyaAllah Ramadan tahun ini bisa kita jalani dengan aman, tertib, dan penuh keberkahan,” ujar Nursiah. 

Editor : Kimda Farida
#Lombok Tengah #warung makan #bulan puasa #Satpol PP #Jam Operasional #Tempat Hiburan