Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Air Bersih Bandara Dipastikan Stabil, PDAM Lombok Tengah Perkuat Layanan Fasilitas Vital

Lestari Dewi • Rabu, 25 Februari 2026 | 08:32 WIB

PDAM Tirta Ardhia Rinjani menegaskan komitmennya memperkuat layanan air bersih di kawasan bandara melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Angkasa Pura I selaku pengelola bandara
PDAM Tirta Ardhia Rinjani menegaskan komitmennya memperkuat layanan air bersih di kawasan bandara melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Angkasa Pura I selaku pengelola bandara

 

LombokPost-Ketersediaan air bersih di fasilitas vital seperti Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) kini dipastikan semakin terjamin. 

Perumda Air Minum Tirta Ardhia Rinjani menegaskan komitmennya memperkuat layanan air bersih di kawasan bandara melalui penandatanganan nota kesepahaman dengan PT Angkasa Pura I selaku pengelola bandara.

Direktur Perumda Tirta Ardhia Rinjani, Bambang Supratomo, mengatakan, penyediaan air bersih di bandara bukan sekadar kerja sama bisnis, tetapi menyangkut pelayanan publik di objek vital nasional. 

Bandara sebagai pintu gerbang utama NTB membutuhkan suplai air yang stabil, baik untuk operasional terminal, fasilitas sanitasi, hingga kebutuhan maskapai dan tenant.

“Bandara adalah wajah daerah. Pelayanan air bersihnya harus prima, tidak boleh terganggu. Karena itu kami pastikan sistemnya siap dan andal,” tegasnya.

Saat ini, kebutuhan air bersih di kawasan bandara mencapai sekitar 800 meter kubik per bulan. Angka tersebut dinilai masih akan bertambah seiring rencana pengembangan fasilitas dan peningkatan trafik penumpang. 

Untuk menjawab kebutuhan itu, Perumda mengoptimalkan dukungan dari SPAM Mandalika yang telah memperkuat kapasitas suplai.

Dengan sistem jaringan yang telah dievaluasi dan ditingkatkan, distribusi air ke kawasan bandara dinilai lebih stabil dibanding sebelumnya.

Bahkan, distribusi dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Batujai kini bisa dialihkan dan difokuskan untuk menopang kebutuhan di area vital tersebut.

Tidak hanya menjamin debit, PDAM juga menyiapkan pengawasan teknis dan tenaga khusus untuk memastikan tidak terjadi gangguan layanan. 

Langkah ini dilakukan agar sistem penyediaan air bersih di dalam kawasan bandara berjalan optimal dan responsif jika terjadi kendala.

“Ini bukan hanya soal suplai, tetapi soal jaminan kualitas dan kontinuitas. Fasilitas vital seperti bandara harus mendapatkan prioritas pelayanan,” ujar Bambang.

Dengan kerja sama tersebut, ke depan seluruh kebutuhan air bersih di Bizam akan dipasok penuh oleh Perumda Tirta Ardhia Rinjani. 

Upaya ini diharapkan memperkuat standar pelayanan di bandara sekaligus menunjukkan kesiapan PDAM Lombok Tengah dalam mendukung infrastruktur strategis daerah.

Editor : Akbar Sirinawa
#Bandara #Lombok Tengah #Perumda #air minum #Layanan Air Bersih