LombokPost-Momentum libur Lebaran dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata ke kawasan Sirkuit Internasional Mandalika. Lebih dari seribu pengunjung memadati kawasan sirkuit pada hari kedua dan ketiga Lebaran.
Wisatawan memanfaatkan libur panjang untuk menikmati berbagai pengalaman di lintasan.
Mereka berkeliling melalui program Lampaq menggunakan trailer dan merasakan sensasi berkendara langsung melalui program track experience.
“Wisatawan datang dari berbagai daerah, mereka ingin menikmati suasana lintasan sekaligus mengisi waktu liburan bersama keluarga maupun komunitas,” ucap Direktur Utama Mandalika Grand Prix Associatons (MGPA) Priandhi Satria, Selasa (24/3).
Tingginya minat kunjungan selama libur Lebaran, kata dia, menunjukkan meningkatnya ketertarikan masyarakat terhadap kawasan Mandalika sebagai destinasi sport tourism.
Antusiasme pengunjung menjadi motivasi bagi MGPA untuk terus menghadirkan pengalaman di Sirkuit Mandalika.
“Kami berharap kehadiran wisatawan tidak hanya memberikan manfaat bagi kawasan sirkuit, tetapi juga berdampak positif bagi pertumbuhan pariwisata dan ekonomi masyarakat di sekitar Mandalika,” pungkasnya.
Selain menikmati pengalaman yang tersedia, sebagian pengunjung memanfaatkan lintasan untuk aktivitas rekreasi.
Mereka berkendara menggunakan kendaraan pribadi, mencoba layanan taxi ride, hingga olahraga santai.
Tren kunjungan yang terus meningkat memperkuat posisi Mandalika sebagai destinasi sport tourism selama libur Lebaran.
Selama periode libur Lebaran, tiket masuk Lampaq mendapat promo dari harga normal Rp 75.000 menjadi Rp 50.000 per orang.
Promo berlaku hingga 29 Maret 2026. Program ini memberi kesempatan lebih luas bagi masyarakat merasakan atmosfer sirkuit bertaraf internasional.
Rio, wisatawan asal Surabaya, mengungkapkan kesannya setelah berkeliling sirkuit.
“Sangat oke, track-nya halus dan sangat cocok untuk kelas internasional. Mantap Sirkuit Mandalika,” ujarnya.
Kunjungan juga datang dari wisatawan mancanegara. Clara dari Republik Ceko mengaku terkesan dengan kawasan Mandalika.
“Saya sangat menyukainya di sini. Menarik sekali melihat bagaimana alam bisa terhubung dengan sesuatu (sirkuit, red) yang baru,” katanya.
Editor : Kimda Farida