Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

GT World Challenge Asia Buka Peluang Investasi Baru

Dewi • Sabtu, 2 Mei 2026 | 11:54 WIB
Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka (dua kiri) dan Direktur Utama MGPA Priandhi Satria (kanan) saat konferensi pers tentang dampak GT World Challenge Asia 2026 di Pullman Lombok Mandalika Beach Resort, Lombok Tengah, Kamis (30/4). (Dewi/Lombok Post)
Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka (dua kiri) dan Direktur Utama MGPA Priandhi Satria (kanan) saat konferensi pers tentang dampak GT World Challenge Asia 2026 di Pullman Lombok Mandalika Beach Resort, Lombok Tengah, Kamis (30/4). (Dewi/Lombok Post)

LombokPost-Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika kembali membuktikan tajinya sebagai episentrum sport tourism unggulan tanah air.

Ajang GT World Challenge Asia (GTWCA) 2026 yang berlangsung awal Mei ini, tidak hanya dipandang sebagai ajang adu gengsi produsen otomotif ternama, tetapi juga menjadi momentum strategis bagi InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) untuk memamerkan stabilitas ekonomi dan potensi investasi di KEK Mandalika.

Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan event otomotif internasional sekelas GTWCA memiliki korelasi langsung terhadap kepercayaan investor.

Menurutnya, keberhasilan menggelar balapan yang rumit secara logistik dan teknis menjadi bukti bahwa infrastruktur di Mandalika telah matang dan siap mendukung bisnis skala besar.

Baca Juga: Perkuat Kesiapan Sirkuit Mandalika, ITDC Tingkatkan Fasilitas dan Program Keberlanjutan

Kehadiran GTWCA di Mandalika adalah pesan kuat kepada dunia internasional. ITDC tidak hanya menjual keindahan alam, tapi juga kesiapan operasional dan kepastian investasi.

“Setiap raungan mesin di lintasan ini adalah detak jantung ekonomi yang memberikan dampak langsung pada kawasan,” tegas Troy Warokka, di Pullman Lombok, Kamis (30/4).

Dikatakan, sepekan sebelum digelarnya ajang GTWCA ini okupansi hotel di The Mandalika sangat baik. Begitu juga serapan tenaga kerja lokal sebanyak 500 volunteer, konsumsi, hingga jasa transportasi kecipratan dari ajang tersebut.

“Okupansi di Pullman mencapai 90 persen dari ajang ini, apalagi di hotel-hotel sekitarnya dengan harga yang lebih terjangkau,” kata dia.

Baca Juga: Bukan Sekadar Balap Mobil, Ajang GTWCA di Mandalika Jadi Magnet Investasi Para Sultan

Dampak hadirnya GTWCA sejak tahun lalu, kata Troy, terlihat dengan mulai tumbuhnya investasi.

Diakui, sejumlah investor dari tim pembalap ada yang sudah dan akan membangun investasinya, misal Absolute Racing membangun garasi mewah untuk mobil-mobil balapnya. 

“Beberapa investor bahkan akan menambah apa yang sudah dibangun untuk lakukan pembangunan kembali di wilayah KEK Mandalika,” bebernya.

Troy menjelaskan, profil peserta GTWCA yang didominasi oleh para pengusaha dan pemilik tim dari berbagai belahan dunia (Gentleman Driver) merupakan target pasar yang sangat potensial bagi pengembangan sektor properti dan jasa di kawasan.

ITDC memanfaatkan kehadiran mereka untuk memperkenalkan peluang pembangunan hotel mewah, residensial eksklusif, hingga fasilitas gaya hidup yang terintegrasi di dalam kawasan.

“Para pebalap dan pemilik tim ini adalah influencer di dunia bisnis. Saat mereka merasa nyaman dengan fasilitas dan layanan operasional kami di sirkuit, itu adalah promosi berjalan bagi potensi investasi di sektor perhotelan dan komersial lainnya di KEK Mandalika,” tambahnya.

“Kami berikan informasi baru, kemudahan-kemudahan berinvestasi. Memang investasinya masih di sektor pariwisata. Saya lihat perkembangan investasi dalam dua tahun terakhir ini cukup agresif, ini karena support dari pusat, pemprov, pemkab, kondisi aman, dukungan stakeholder baik,” beber Troy.

Ke depan, Troy memastikan ITDC akan terus memperkaya kalender kegiatan di Sirkuit Mandalika dengan berbagai ajang internasional maupun nasional. Hal ini dilakukan guna menjaga momentum pertumbuhan investasi agar tetap stabil sepanjang tahun, bukan hanya pada saat gelaran MotoGP.

Baca Juga: KEK Mandalika Makin Diminati Investor, Pemkab Lombok Tengah Perkuat Regulasi Investasi

Dengan standar operasional yang terus ditingkatkan, ITDC optimistis bahwa KEK Mandalika akan bertransformasi menjadi destinasi wisata yang paling diperhitungkan di Asia Tenggara, sekaligus menjadi magnet utama bagi para penanam modal global. 

Terpisah, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengapresiasi hadirnya ajang GTWCA kedua kalinya di Sirkuit Mandalika.

Diakui, peserta pembalap yang hadir sebagian besar adalah pebisnis dan dirinya sudah pernah bertemu sekaligus berdiskusi pada ajang tahun pertama.

“Saya sudah bertemu dan berdiskusi, pebisnis ini meminta untuk diberikan kemudahan perizinan dan saya katakan oh ya tentu saja dan siap jamin selama klir dan clean. Progresnya mulai terlihat, pembangunan di wilayah selatan Lombok mulai terbangun. terpenting kita pastikan juga rasa aman dan nyaman,” beber Pathul. 

Editor : Kimda Farida
#GT World Challenge Asia 2026 #investasi #Bupati Lombok Tengah #ITDC #Sirkuit Internasional Mandalika