LombokPost-Hari ini, Rabu (20/5), kantor Bupati Lombok Tengah dipadati massa. Ratusan pekerja yang tergabung dalam Himpunan Karyawan Alfamart Yang Terdampak Penutupan Toko di Lombok Tengah bergerak menggelar aksi unjuk rasa damai.
Aksi turun ke jalan ini dipicu oleh penutupan sejumlah gerai Alfamart di wilayah Lombok Tengah, yang berimbas langsung pada hilangnya mata pencaharian para karyawan.
Kecewa dan cemas akan masa depan dapur mereka, para pekerja memilih menyambangi langsung orang nomor satu di Lombok Tengah.
Baca Juga: Pemkab Loteng “Bersih-bersih” Indomaret dan Alfamart, Diminta Tutup Mandiri Paling Lambat 16 Mei
Melalui aksi damai ini, mereka menuntut perhatian dan intervensi langsung dari Bupati Lombok Tengah agar memberikan solusi konkrit bagi para pekerja lokal yang mendadak menganggur.
Koordinator Lapangan M Zainudin memastikan bahwa aksi ini tidak akan berujung anarkis. Mereka berkomitmen untuk mematuhi koridor hukum dan menjaga kondusivitas kota Praya.
"Kami berkomitmen menjaga ketertiban, keamanan, dan mematuhi batas waktu serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegas dia.
Mereka juga telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat. Mereka berharap penuh agar Polres Lombok Tengah memberikan pengawalan yang humanis, sehingga aspirasi bisa tersampaikan dengan elegan tanpa menodai ketertiban umum.
Editor : Kimda Farida