Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

ITDC Perkuat Green Tourism Mandalika

Lestari Dewi • Senin, 8 Juni 2026 | 10:54 WIB
WISATA HIJAU: Sejumlah wisatawan turut serta menanam pohon di KEK Mandalika, Kuta, Pujut, Loteng, Minggu (7/6). (Dewi/Lombok Post)
WISATA HIJAU: Sejumlah wisatawan turut serta menanam pohon di KEK Mandalika, Kuta, Pujut, Loteng, Minggu (7/6). (Dewi/Lombok Post)

 

LombokPost-InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) terus memperkuat komitmen menerapkan praktik green tourism di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah (Loteng).

Langkah ini menjadi kebutuhan strategis untuk memastikan keberlanjutan destinasi di masa depan, sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia tahun 2060.

Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menegaskan, pengelolaan pariwisata hijau saat ini bukan lagi sekadar pelengkap. Namun, menjadi fondasi penting untuk menjaga daya saing destinasi.

Baca Juga: Sikapi Peristiwa Dugaan Pembakaran Tiga Santri di Lombok Tengah, Ponpes Tak Pernah Lepas Tangan, Apalagi Melarang Korban untuk Bercerita

Pembangunan dan operasional kawasan pariwisata harus mampu menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian lingkungan serta budaya lokal.

“Kami meyakini bahwa manfaat pariwisata harus dapat dirasakan secara berkelanjutan. Melalui implementasi di The Mandalika, kami terus memperkuat praktik green tourism lewat berbagai inisiatif yang mendorong efisiensi sumber daya, konservasi lingkungan, dan keterlibatan masyarakat,” terang Ahmad Fajar, Minggu (7/6).

Di The Mandalika, konsep pariwisata hijau diwujudkan melalui konservasi ekosistem pesisir, perluasan ruang terbuka hijau, program penghijauan, penanaman pohon dan mangrove, hingga aksi bersih pantai atau beach clean-up. Berbagai kegiatan ini secara konsisten melibatkan masyarakat lokal dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Baca Juga: Mengintip Uniknya Kawan KopiTiam Mandalika

Berbagai inisiatif lingkungan itu juga dirancang untuk memperkuat ekonomi masyarakat sekitar melalui pendekatan ekonomi sirkular. Sebagai langkah konkret penguatan ekowisata ke depan, ITDC kini tengah merencanakan pengembangan kawasan konservasi mangrove seluas 47,8 hektare di dalam kawasan.

“Lahan luas tersebut nantinya akan disulap menjadi Mandalika Mangrove Sanctuary. Fasilitas ini akan difungsikan sebagai pusat konservasi sekaligus edukasi lingkungan berbasis pariwisata berkelanjutan,” tambahnya.

Fajar menambahkan, ITDC akan terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui inovasi pengelolaan destinasi yang bertanggung jawab.

“Fokus kami bukan hanya menghadirkan destinasi berkelas dunia dari sisi infrastruktur dan pengalaman wisata, tetapi juga memastikan pengelolaannya memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat melalui pendekatan yang lebih inovatif dan inklusif,” pungkasnya.

Editor : Jelo Sangaji
#green tourism #wisata hijau #Lombok Tengah #ITDC #KEK Mandalika