LombokPost-Konektivitas udara internasional Pulau Lombok menunjukkan tren positif. Maskapai Scoot resmi menambah frekuensi penerbangan rute Singapura (SIN)-Lombok (LOP) pulang-pergi (PP) dari empat kali menjadi 10 kali per minggu mulai Juni 2026.
Penambahan frekuensi ini membuat penerbangan tersedia setiap hari. Bahkan, pada hari tertentu, penerbangan tersedia hingga dua kali sehari.
Langkah ekspansi itu tidak lepas dari performa positif keterisian penumpang pada bulan sebelumnya. Berdasarkan data otoritas bandara, rata-rata trafik harian penumpang pada rute Singapura-Lombok sepanjang Mei 2026 tercatat mencapai 3.018 penumpang, atau rata-rata 97 orang per hari. Angka itu menjadi basis kuat bagi peningkatan layanan maskapai anak usaha Singapore Airlines itu.
Baca Juga: Ketua DPRD Loteng Tegaskan Kekerasan terhadap Santri Tak Boleh Terulang
General Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Aidhil Philip Julian menyambut baik penambahan frekuensi penerbangan Scoot. Ia menilai hal itu menjadi indikator meningkatnya kepercayaan maskapai terhadap potensi pasar NTB.
“Penambahan frekuensi penerbangan Scoot ini merupakan kabar baik bagi masyarakat dan sektor pariwisata NTB. Selain memberikan lebih banyak alternatif jadwal perjalanan, peningkatan frekuensi ini juga menjadi indikator positif terhadap tingginya permintaan perjalanan internasional dari dan menuju Lombok,” ujar Aidhil, Selasa (9/6).
Aidhil mengatakan, jadwal keberangkatan dari Lombok menuju Singapura tersedia pada pagi hari pukul 09.35 Wita setiap Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, dan Minggu.
Baca Juga: Alfamart-Indomaret Diminta Geser Lapak, DPRD NTB Dorong Satpol PP Tegak Lurus hingga Cabut Izin
Untuk penerbangan sore dan malam, Scoot melayani keberangkatan pukul 17.25 Wita setiap Selasa dan Sabtu. Kemudian pukul 18.55 Wita setiap Rabu dan Jumat.
Sebaliknya, untuk rute kedatangan dari Singapura menuju Lombok, pesawat dijadwalkan tiba di BIZAM pada pukul 09.00 Wita setiap Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, dan Minggu.
Jadwal kedatangan sore tercatat pukul 16.50 Wita setiap Selasa dan Sabtu. Sementara kedatangan malam pukul 18.20 Wita setiap Rabu dan Jumat.
“Peningkatan aksesibilitas ini diharapkan mampu memperkuat posisi Lombok sebagai destinasi wisata unggulan, sekaligus menstimulasi pertumbuhan sektor perdagangan, investasi, dan perekonomian daerah secara berkelanjutan,” tutup Aidhil.
Editor : Jelo Sangaji