Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Veda Ega Bisa Jadi Magnet MotoGP Mandalika 2026

Lestari Dewi • Jumat, 19 Juni 2026 | 10:37 WIB
Sejumlah marshal sedang mendorong motor milik pembalap Jack Miller yang mengalami crash saat ajang MotoGP Indonesia 2025 lalu di Sirkuit Internasional Mandalika.
Sejumlah marshal sedang mendorong motor milik pembalap Jack Miller yang mengalami crash saat ajang MotoGP Indonesia 2025 lalu di Sirkuit Internasional Mandalika.

LombokPost-Indonesia kembali bersiap menggelar ajang balap motor paling bergengsi di dunia. MotoGP Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 9—11 Oktober 2026 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah.

Chairman MotoGP Indonesia 2026 Troy Reza Warokka mengatakan, berbagai persiapan terus berjalan. Penyelenggara ingin memastikan ajang ini berlangsung sesuai standar internasional yang ditetapkan Dorna Sports dan Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM).

Menurut Troy, Mandalika memiliki keunggulan dibanding seri MotoGP lain. Kawasan ini memadukan balapan kelas dunia dengan destinasi wisata unggulan Indonesia.

Baca Juga: BURUAN! Tiket MotoGP Mandalika 2026 Mulai Dijual, Diskon Early Bird Tembus 50 Persen

“Kami terus melakukan berbagai persiapan untuk memastikan MotoGP Indonesia 2026 berlangsung aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh peserta maupun pengunjung,” ujarnya, Kamis (18/6).

Sebagai penyelenggara, ITDC bersama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) terus memperkuat kesiapan kawasan dan operasional ajang. Fokus pembenahan mencakup aspek keselamatan, keamanan, manajemen transportasi, pengelolaan penonton, kebersihan kawasan, hingga peningkatan pengalaman pengunjung.

“Pengunjung tidak hanya menikmati balapan, tetapi juga memperoleh pengalaman destinasi yang lengkap selama berada di Mandalika,” katanya.

Baca Juga: Review Dracin Terbaru “The First Jasmine”, Kisah Cinta Emosional yang Menyembuhkan

MotoGP Indonesia terbukti memberikan dampak ekonomi signifikan. Pada penyelenggaraan tahun lalu, ajang ini menarik 140.324 penonton. Lebih dari 600 UMKM lokal terlibat dalam ekosistem ajang dan destinasi. Sementara lebih dari 3.000 tenaga kerja terserap di berbagai sektor pendukung.

Direktur Utama MGPA Ananda Mikola menyebut, kesiapan teknis Sirkuit Mandalika saat ini sudah sangat matang dan teruji. Karena itu, fokus utama penyelenggara kini bergeser pada penguatan strategi komersial. Terutama untuk mendongkrak penjualan tiket dan jumlah penonton.

Optimisme itu didorong peluang tampilnya pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama. Ia tengah bersaing di level internasional. Kehadiran pembalap Tanah Air diyakini mampu menjadi magnet baru bagi pecinta balap untuk datang langsung ke Mandalika.

Di tengah target peningkatan jumlah penonton, Ananda mengingatkan pelaku perhotelan agar tidak mengulangi persoalan klasik. Yakni lonjakan tarif kamar saat ajang berlangsung. Ia menilai harga akomodasi yang terlalu tinggi dapat menjadi hambatan serius. Terlebih MotoGP Mandalika 2026 berdekatan dengan agenda Formula 1 Singapura. 

Baca Juga: Eco Fashion Unik, Produk Mina Tenun Lombok Digandrungi Turis Asing

“Pesan kami buat pengelola hotel, mohon rate hotelnya ditekan,” tegas Ananda.

Menurut Ananda, dukungan seluruh pelaku usaha pariwisata sangat menentukan keberhasilan MotoGP Mandalika. Selain sukses penyelenggaraan, ajang ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat NTB. 

Editor : Kimda Farida
#veda ega pratama #magnet #The Mandalika #MotoGP Mandalika 2026 #Sirkuit Internasional Mandalika