Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mandalika Tidak Hanya Andalkan MotoGP, ITDC Bangun Tiga Lapangan Padel hingga Akomodasi

Lestari Dewi • Senin, 13 Juli 2026 | 08:37 WIB
TAMBAH AKOMODASI: Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa (tengah) menerima potongan tumpeng dari Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar dalam kegiatan syukuran pembangunan SADE Social Space di The Mandalika, Kuta, Pujut, Loteng, Minggu (12/7).
TAMBAH AKOMODASI: Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa (tengah) menerima potongan tumpeng dari Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar dalam kegiatan syukuran pembangunan SADE Social Space di The Mandalika, Kuta, Pujut, Loteng, Minggu (12/7).

 

LombokPost - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menggenjot pembangunan SADE Social Space di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Akomodasi 38 kamar yang dilengkapi lapangan padel dan basket itu ditargetkan rampung awal September, sebelum MotoGP berlangsung.

Wakil Menteri Pariwisata RI Ni Luh Puspa menyebut kehadiran akomodasi baru itu menjadi angin segar. Fasilitas itu diharapkan memperkuat daya tarik The Mandalika di luar kalender balap internasional.

“PR-nya sekarang adalah agar Mandalika tidak hanya mengandalkan MotoGP saja, tetapi menghadirkan atraksi-atraksi baru, salah satunya SADE Social Space ini,” ujar Ni Luh Puspa usai meninjau unit percontohan akomodasi di Lombok Tengah, Minggu (12/7).

Baca Juga: Pocari Sweat Run 2026, Wamenpora Sebut Mandalika Motor Utama Sport Tourism Indonesia

SADE Social Space menyasar wisatawan minat khusus, termasuk komunitas olahraga. Selain penginapan, kawasan itu menyediakan fasilitas olahraga terintegrasi. Fasilitasnya meliputi tiga lapangan padel dan satu lapangan basket.

“Semakin banyak akomodasi, maka kita bisa menarik semakin banyak wisatawan. Klub-klub padel dari luar daerah kini bisa datang ke sini dengan suasana lapangan yang berbeda,” tambah Wamenpar.

Wakil Bupati Lombok Tengah M Nursiah mengapresiasi ekspansi akomodasi di kawasan Kuta. Ia menegaskan proyek itu harus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. 

Baca Juga: Dorong Sport Tourism, Wamenpora Taufik Hidayat Resmikan Sade Social Space di KEK Mandalika

“Kita dukung selalu karena di situ juga kepentingan kita bersama. Diharapkan akomodasi ini memberikan dampak langsung bagi masyarakat lokal,” tegas Nursiah.

Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar menjelaskan, SADE Social Space menjadi bagian dari pembangunan ekosistem wisata. Kawasan itu tidak hanya menyediakan tempat menginap, tetapi juga ruang sosial.

ITDC menargetkan proyek itu rampung sebelum MotoGP dimulai. Penyelesaian proyek ditargetkan pada awal September.

Baca Juga: Intip Persiapan PORSEROSI Loteng Jelang Porprov NTB 2026, Dari Latihan Gila-gilaan 10 Jam Sehari hingga Misi Borong 20 Medali

“Dengan jumlah kamar 38 unit, yang baru jadi saat ini delapan unit, disusul 30 kamar berikutnya, restoran, dan fasilitas lainnya,” papar Fajar.

Selain penginapan, kawasan terintegrasi itu akan menyediakan tempat hangout dan restoran. Wisatawan juga dapat menikmati lapangan padel dan basket.

ITDC berkomitmen mendatangkan investor kakap. Investor itu diharapkan membangun daya tarik tematik lain secara terintegrasi.

Baca Juga: Pasal 37 Raperda Investasi Jadi Sorotan, Pemkab Loteng Bakal Keluarkan dari Raperda

“Kita bercita-cita hadirkan sekelas Lotte World agar ibu-ibunya bisa berbelanja dan anak-anak bisa bermain. Lombok ini bukan hanya sirkuit atau MotoGP saja yang menarik, tetapi semuanya harus terintegrasi,” tambahnya. 

Editor : Akbar Sirinawa
#lapangan padel #lapangan basket #akomodasi #MotoGP 2026 #ITDC