LombokPost - Kekayaan dan keindahan budaya Sasak kembali menyita perhatian publik nasional dan mancanegara. Kontingen Lombok Tengah (Loteng) sukses membawakan karya seni busana bernuansa lokal pada Jember Fashion Carnaval (JFC) 2026 di Jember, Jawa Timur, pekan lalu.
Keikutsertaan tahun ini menjadi momentum penting bagi Gumi Tatas Tuhu Trasna. Selain menjadi ajang promosi budaya, kegiatan seni berskala internasional itu dimanfaatkan untuk mengenalkan identitas Loteng dan NTB kepada khalayak global.
Baca Juga: Pemkab Loteng Hitung Kecukupan Pokir Dewan untuk Perbaikan Jalan
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Loteng Muhlis menegaskan komitmen pemerintah daerah mendukung kegiatan seni budaya yang melibatkan generasi muda.
Menurutnya, pendekatan kreatif dan modern dibutuhkan agar pelestarian warisan budaya tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Kami selalu mendukung kegiatan seperti ini sebagai upaya nyata melestarikan keindahan budaya Sasak. Pelestarian bisa kita lakukan dengan pendekatan kreatif, modern, dan relevan sesuai zaman,” ujar Muhlis, Selasa (28/7).
Sementara itu, Ketua Kontingen Loteng Akhmad Rifani mengungkapkan, keikutsertaan kali ini menjadi yang kesembilan bagi Loteng di JFC.
Baca Juga: Pemkab Loteng Gandeng Taspen Life Lindungi ASN
Konsistensi tampil di panggung JFC menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar karena membawa nama daerah dan Provinsi NTB.
“Kami berharap tentu bisa tampil lagi pada ajang berikutnya. Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Lombok Tengah,” kata Rifani.
Editor : Akbar SirinawaSumber : Liputan Berita Lombok Post