PTSL 2026 Sasar 6.500 Bidang Tanah di Lombok Tengah

Lestari Dewi • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 09:06 WIB
Sejumlah pengunjung keluar dari gedung BPN Loteng usai mengurusi berkas administrasi pertanahan, Rabu (29/7).
Sejumlah pengunjung keluar dari gedung BPN Loteng usai mengurusi berkas administrasi pertanahan, Rabu (29/7).

 

LombokPost - Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Tengah (Loteng) kembali melanjutkan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada tahun anggaran 2026. 

Sebanyak 6.500 bidang tanah di 10 desa menjadi sasaran program strategis nasional ini. Lokasinya meliputi Desa Karang Sidemen, Lantan, Bilebante, Menemeng, Kidang, Banyuurip, Kateng, Praya, Jonggat, dan Ubung.

Kasubag Tata Usaha (TU) BPN Loteng Ninik Triwinangsih mengungkapkan, proses sertifikasi kini berjalan di lapangan. "Dari target tersebut, sebanyak 1.325 bidang sudah rampung, sedangkan sisanya masih dalam proses penyelesaian," kata Ninik, Rabu (29/7).

Baca Juga: Dewan Dukung Pembangunan SPAM Masmirah di Lombok Tengah

Target tahun ini meningkat dibandingkan realisasi PTSL 2025 yang menjangkau 6.474 bidang. Pada periode sebelumnya, program menyasar sejumlah wilayah, seperti Desa Banyu Urip, Leneng, Jelantik, Labulia, Kabol, Pandan Indah, Serage, hingga Semayam.

"Ada sedikit peningkatan dibanding tahun lalu. Untuk sertifikat tanah program PTSL 2025 seluruhnya sudah diserahkan kepada masyarakat. Sementara penyerahan sertifikat PTSL 2026 rencananya dilakukan Agustus mendatang," jelasnya.

Ninik menegaskan, PTSL memprioritaskan lahan warga yang belum pernah bersertifikat untuk diterbitkan Sertifikat Hak Milik (SHM).

Baca Juga: Intip Persiapan Sengit Pembalap Menjelang ARRC 2026 di Mandalika, Debut Rookie Felix Putra Mulya di Kelas para Raja

Program ini bertujuan memberikan kepastian dan perlindungan hukum atas tanah masyarakat secara cepat, aman, dan transparan. Program ini juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. 

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
bidang tanah desa program nasional PTSL BPN Lombok Tengah