Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Tembus 685 Ribu Orang

Lestari Dewi • Dipublikasikan Rabu, 2 September 2026 | 08:10 WIB
Sebuah atraksi budaya Peresean ditampilkan pengelola kawasan saat event Porprov NTB 2026 di Kuta Beach Park The Mandalika, Desa Kuta, Pujut, Loteng, beberapa waktu lalu.
Sebuah atraksi budaya Peresean ditampilkan pengelola kawasan saat event Porprov NTB 2026 di Kuta Beach Park The Mandalika, Desa Kuta, Pujut, Loteng, beberapa waktu lalu.

 

LombokPost - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Lombok Tengah (Loteng) terus menunjukkan pesonanya sebagai magnet utama pariwisata nasional maupun internasional.

Pada Semester I 2026, kawasan terpadu yang dikelola InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) itu mencatatkan kinerja yang sangat mengesankan dengan melayani kunjungan wisatawan hingga mencapai 685.844 orang.

Capaian positif ini menandai pertumbuhan yang cukup signifikan dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Kembali Bangkit, Ritual Nyemulaq Segera Awali Pemulihan Desa Wisata Sade

Tercatat, angka kunjungan wisatawan ke destinasi unggulan di Gumi Tatas Tuhu Trasna ini mengalami kenaikan sebesar 17,39 persen secara year-on-year.

Kenaikan ini sekaligus membuktikan keberhasilan strategi pengembangan kawasan yang diusung pengelola.

Plt Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar mengatakan, realisasi jumlah pengunjung sepanjang enam bulan pertama tahun ini telah melampaui ekspektasi awal.

Dia menyampaikan rasa syukur dan optimisme atas hasil yang diraih jajaran manajemen ITDC dan seluruh pemangku kepentingan kawasan.

Baca Juga: Paket Wisata Mandalika Manjakan Fans MotoGP 2026

“Capaian ini bahkan melampaui target yang ditetapkan perusahaan, yakni mencapai 124,7 persen dari target Semester I 2026,” ungkap Ahmad Fajar, Selasa (1/9).

Tingginya antusiasme wisatawan yang datang berlibur maupun melakukan aktivitas bisnis di Mandalika memberikan dampak domino yang langsung dirasakan sektor penunjang pariwisata lokal, khususnya industri perhotelan dan akomodasi.

Gairah pariwisata yang terus meningkat ini secara paralel mendongkrak tingkat hunian rata-rata (occupancy rate) di seluruh kawasan.

Berdasarkan data operasional, rata-rata okupansi hotel di Kawasan Mandalika tercatat naik dari 44,94 persen pada Semester I 2025 menjadi 50,95 persen pada Semester I 2026.

Angka ini mencerminkan tingginya minat pengunjung untuk menghabiskan waktu tinggal lebih lama di Loteng.

Baca Juga: Menenun Asa di Desa Wisata Sade Rembitan, Perempuan Sade Menunggu Sesek Kembali Memutar Roda Ekonomi

“Setiap kawasan pariwisata memiliki karakteristik unik yang berbeda-beda. The Mandalika sendiri kini telah berkembang pesat dan memantapkan posisinya sebagai penggerak utama sport tourism tingkat nasional maupun internasional,” tegas Fajar.

Editor : Akbar Sirinawa
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
Semester I 2026 Lombok Tengah The Mandalika Kunjungan Wisatawan ITDC