Kemacetan Masih Jadi PR MotoGP di Mandalika

Lestari Dewi • Dipublikasikan Selasa, 20 Oktober 2026 | 10:37 WIB
SEGERA DIEVALUASI: Deretan tenda disiapkan penyelenggara bagi penonton MotoGP yang tidak kebagian kamar hotel di sekitar KEK Mandalika.
SEGERA DIEVALUASI: Deretan tenda disiapkan penyelenggara bagi penonton MotoGP yang tidak kebagian kamar hotel di sekitar KEK Mandalika.

LombokPost - Meski dinilai sukses dan mendapat respons positif dari berbagai kalangan, penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2026 tetap dievaluasi secara menyeluruh.

Sejumlah kendala teknis, termasuk kemacetan lalu lintas, menjadi perhatian penyelenggara untuk perbaikan pada ajang berikutnya.

Chairman MotoGP Mandalika 2026 Troy Reza Warokka menjelaskan, fokus utama penyelenggara ke depan adalah membangun dan memperkuat ekosistem secara menyeluruh, khususnya terkait sinergi dengan sektor akomodasi seperti hotel dan homestay, termasuk kawasan berkemah.

“Camping ground sudah kami siapkan, tetapi terkait fasilitas seperti penunjang kesehatan, akomodasi, hingga konsumsi, tentu harus melibatkan sektor di luar kawasan sirkuit,” ujar Troy pada Lombok Post, Selasa (19/10).

Baca Juga: MotoGP Mandalika jadi Magnet Investor Melirik NTB

Ia juga mengapresiasi tingginya antusiasme penonton. Konsep acara pembukaan juga dinilai sukses dan meriah.

Namun, pihaknya tidak menutup mata terhadap sejumlah kendala teknis di lapangan, termasuk persoalan kemacetan arus lalu lintas yang akan menjadi bahan evaluasi serius untuk perbaikan di masa mendatang.

“Tentu ada evaluasi secara menyeluruh agar ke depan menjadi lebih tertib, rapi, dan animo positif masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya.

Baca Juga: Pengalaman Manis Pelaku UMKM Binaan BI NTB Usai MotoGP Mandalika 2026

Sebelumnya, Simanjuntak, penonton asal Bandung, Jawa Barat, mengaku terpaksa memilih opsi menginap di tenda lantaran seluruh penginapan di sekitar sirkuit telah penuh saat ia mencoba memesan dua minggu sebelum ajang dimulai.

“Karena kita mau pesan hotel sudah nggak ada lagi,” ungkap Simanjuntak.

Meski harus menghadapi keterbatasan tempat menginap dan kendala transportasi shuttle bus dari lokasi tenda menuju gate sirkuit, Simanjuntak mengaku tetap terkesan.

Kedatangannya ke Mandalika merupakan pengalaman pertamanya menyaksikan balapan MotoGP secara langsung setelah menjadi penggemar sejak era 1990-an. 

Editor : Kimda Farida
Sumber : Liputan Berita Lombok Post
kemacetan camping ground evaluasi MotoGP Mandalika 2026 Troy Reza Warokka