Nyaris tiada pengaruh pandemi Covid-19 di desa ini. Penduduk tetap beraktivtias seperti biasa. Sebab, mayoritas penduduknya memang hidup dari sektor pertanian. Memanfaatkan lahan yang subur.
Ada rahasia di balik ketahanan pangan di Dess Rhee Loka. Kuncinya ternyata adalah pilihan warga untuk selalu menanam varietas unggul. Salah satunya komoditas jagung. Alhasil, Desa Rhee Loka pun kini kesohor sebagai desa di kabupaten Sumbawa yang sangat identik dengan jagung. Dari bertani jagung varietas unggul tersebut, pundi-pundi pendapatan masyarakat desa ini pun mengalir. Memperkuat pula sektor UMKM dan home industri warga desa ini.
Kapolsek Rhee IPDA Mochamad Ramdhani megatakan, selain bercocok tanam di lahan seperti sawah, kebun, dan ladang, warga juga memperkuat ketahanan pangan dengan menanam berbagai jenis tanaman rumah dan pekarangan. Disamping itu, warga juga membudidayakan ikan di pekarangan.
Jangan heran jika Desa Rhee saat ini menjadi satu-satunya tempat Budi Daya Bibit Ikan di Kabupaten Sumbawa.
"Lingkungan Desa Rhee Loka ini juga sangat bersih. Air mengalir melalui saluran irigasi yang tiada henti di tengah perkampungan," kata Kapolsek.
Menurut dia, di sektor kesehatan, saat ini, di masing masing rumah warga di Rhee Loka, sudah menyiapkan tempat cuci tangan. Dibuat dengan penuh kearifan. Seperti memanfaatkan tempayan atau bong. Atau ada pula yang memanfaatkan ember. Setiap warga yang masuk dituntut mau tidak mau harus disiplin memperhatikan protokol kesehatan.
"Warganya sangat peduli dengan protokol kesehatan. Satu sama lain saling tegur jika ada yang tidak pakai masker. Sehingga pencegahan Covid-19 di sini sangat maksimal,” kata Kapolsek. Hasilnya, tak ada kasus Covid-19 di desa ini.
Kapolsek Rhee sendiri mengaku jika pihaknya sangat intens melakukan operasi yustisi untuk menegakkan protokol kesehatan di masyarakat. Tidak hanya di depan Polsek Rhee. Namun, personel diterjunkan untuk berpatroli. Yang melanggar pun diberikan sanksi sosial. Juga ditergur secara lisan. (kus/r6)
Editor : Administrator