Ketiganya diketahui berangkat memancing menggunakan perahu ke Labu Beru, Desa Poto Tano sekitar pukul 08.00 Wita, Minggu (26/12). Namun hingga Senin (27/12), mereka belum juga pulang. Keluarga menduga mereka hilang hanyut terbawa arus. Apalagi cuaca tidak bersahabat.
Sekitar pukul 03.00 Wita Senin dini hari seorang warga bernama Sabrun Jamin kemudian melapor ke Polsek Poto Tano. Dalam laporannya disebutkan pihak keluarga sudah berupaya melakukan pencarian. Namun, karena cuaca buruk sekitar pukul 02.00 Wita pencarian dihentikan.
Kapolres Sumbawa Barat AKBP Heru Muslimin didampingi Kasi Humas Ipda Eddy Soebandi mengatakan, pencarian kembali dilanjutkan pukul 07.00 Wita menggunakan boat milik Pemdes Poto Tano. Pencarian itu pun membuahkan hasil. “Ketiga warga tersebut ditemukan di Pulau Panjang,” kata Eddy.
Mereka kemudian dievakuasi menuju Poto Tano. Ketiganya tiba di Pelabuhan F3 Desa Poto Tano sekitar pukul 09.40 Wita menggunakan boat Pemdes Poto Tano.
Ketiga pemancing tersebut menuturkan, saat mancing mesin perahu yang ditumpangi mati. Sehingga mereka terombang-ambing di tengah laut dan terdampar di Pulau Panjang. (arl/r1) Editor : Administrator