TALIWANG-PT Amman Mineral Nusa Tenggara memaparkan program dan capaian mereka selama 2022 lalu kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. Perusahaan tambang tembaga dan emas yang beroperasi di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengklaim telah merealisasikan beragam program. Selain itu, Amman juga memaparkan program dan rencana kerja yang akan dilaksanakan tahun 2023.
Presiden Direktur Amman Rachmat Makkasau mengharapkan dukungan solid dari semua pihak karena ada banyak proyek yang sedang dan akan dijalankan perusahaan. Rachmat juga menyinggung program pengembangan masyarakat (PPM). Khusus PPM, dia menyebut strategi perusahaan mengalami transformasi seiring dengan perubahan tantangan zaman.
Pada saat awal tambang Batu Hijau mulai beroperasi, strategi PPM fokus pada penyediaan kebutuhan infrastruktur dasar. Kemudian berkembang menuju pengembangan agrikultur di tahun 2013. ’’Setelah melakukan berbagai studi, mulai tahun 2019 strategi perusahaan berubah dan fokus pada pengembangan pariwisata berkelanjutan. Di mana ekonomi tidak bergantung pada aktivitas pertambangan,’’ paparnya, kemarin.
Dalam mengembangkan industri pariwisata yang berkelanjutan, Amman menyelenggarakan program beasiswa vokasi untuk bidang hospitality (pariwisata dan perhotelan, red). Langkah ini untuk mempersiapkan tenaga kerja KSB siap mengembangkan industri pariwisata KSB.
Pada akhir 2022 lalu, Amman juga telah memulai proyek konstruksi Bandara Kiantar di Kecamatan Poto Tano. Bandara ini untuk mempermudah akses menuju KSB sehingga dapat menarik minat investor untuk membangun industri perhotelan.
Amman, lanjut Rachmat, menjalankan juga berbagai program vokasi lainnya di bidang coding, programming, desain komunikasi visual, serta teknik alat berat, serta memberikan pendampingan bagi para lulusan agar dapat langsung mendapatkan pekerjaan. Program inkubasi bisnis bagi UMKM di wilayah KSB juga diberikan untuk meningkatkan kapasitas dalam hal perencanaan usaha, pengelolaan keuangan, branding, pemasaran produk, hingga dampak bisnis terhadap lingkungan dan masyarakat.
Sekda NTB Lalu Gita Aryadi memberikan apresiasi terhadap program maupun rencana pengembangan pembangunan Amman. Termasuk smelter dan pembangkit listrik tenaga gas (PLTGU), meski pun dalam dua tahun terakhir perusahaan mengalami kendala akibat pandemi Covid-19.
Sekda juga mengapresiasi program PPM yang dilakukan di tahun 2022 dan rencana tahun 2023. Dia menegaskan, Pemprov NTB akan mendukung program-program yang sudah dipaparkan. ’’Kita juga akan memberikan masukan kepada Amman agar target yang dicanangkan bisa tercapai dan tepat sasaran,’’ katanya.
Pemprov NTB juga akan terus memberikan dukungan dan berkolaborasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. ’’Dengan sinergi yang baik diharapkan kita dapat terus memacu perekonomian di provinsi NTB,’’ tambahnya. (far/r8)
Editor : Galih Mps