Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Demo Bupati Sumbawa Barat, FPT Tuntut Transparansi Dana CSR PT Amman

Galih Mps • Jumat, 20 Januari 2023 | 21:00 WIB
TEMUI PENDEMO: Sekda KSB Amar Nurmansyah menemui pendemo di depan kantor Bupati KSB. (FARUK/LOMBOK POST)
TEMUI PENDEMO: Sekda KSB Amar Nurmansyah menemui pendemo di depan kantor Bupati KSB. (FARUK/LOMBOK POST)

TALIWANG-Puluhan orang dari Front Pemuda Taliwang (FPT) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) menggelar aksi di depan kantor Bupati KSB, Kamis (19/1). Mereka menuntut transparansi dana CSR atau dana pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM) PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT).


Ada tiga tuntutan pendemo, yakni meminta perusahaan untuk transparan terkait penggunaan dana CSR, mendesak Bupati KSB untuk menyikapi persoalan tersebut secara benar dan sesuai amanah regulasi yang ada. ’’Kami menyesalkan jika ada upaya tertentu menutup akses dana PPM yang sepenuhnya menjadi milik rakyat KSB,’’ tegas Koordinator Aksi Bulyadi.


Pendemo juga mempertanyakan pengelolaan dana yang menjadi tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat KSB. Selain dana CSR PT Amman, mereka juga menyampaikan berbagai persoalan yang diduga dilakukan oleh perusahaan hingga menyebabkan pemerintah dan masyarakat banyak mengalami kerugian.


Setelah berorasi, pendemo diterima Sekda KSB Amar Nurmansyah. Di situ, pendemo sempat adu argumen dengan Sekda. Mereka ngotot dan terus mendesak agar semua data yang dimiliki pemerintah segera diberikan.


Menanggapi tuntutan itu, Sekda KSB Amar Nurmansyah meminta kepada pendemo agar bersurat secara resmi bila ingin mendapatkan data tersebut. ’’Silahkan bersurat. Ini sesuai mekanisme yang ada,’’ tegasnya.


Dia memastikan pemerintah akan memenuhi permintaan pendemo. Hanya saja, mengenai berbagai data yang dibutuhkan FPT, ada mekanisme yang harus dilalui. Sehingga tidak bisa diserahkan begitu saja oleh pemerintah. ’’Kalau sudah ada surat resmi kami akan tanggapi cepat,’’ janjinya.


Aksi ini FPT ini berlangsung satu jam lebih dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian. (far/r8)

Editor : Galih Mps
#Sumbawa