Harga Beras di Kota Bima Melonjak, Sekilo Tembus Rp 15 Ribu
Redaksi Lombok Post• Senin, 2 Oktober 2023 | 23:22 WIB
IlustrasiLombokPost-Harga beras di sejumlah pasar di Kota Bima merangkak naik. Saat ini harga tembus Rp 15 ribu per kilogram (Kg), dari sebelumnya hanya Rp 10 ribu.
Kenaikan kebutuhan pokok ini dikeluhkan masyarakat, terutama bagi mereka yang berpenghasilan rendah. Salah satunya Ibu Rumah Tangga (IRT) Yuningsih, warga Kelurahan Melayu, Kecamatan Asakota.
Menurut dia, beras kualitas premium dan rendah sama-sama merangkak naik dalam beberapa pekan terkahir di sejumlah pasar tradisional. Untuk kualitas premium dibanderol Rp 15 ribu per Kg, dari sebelumnya hanya berkisar pada angka Rp 10 ribu. "Sementara kualitas rendah, dulu Rp 9 ribu dan sekarang jadi Rp 14 ribu per kg," sebut dia.
Kenaikan harga beras saat ini cukup membebankan masyarakat. Terutama bagi masyarakat kecil, seperti dirinya yang tidak memilik penghasilan rutin setiap bulan. "Jadi beban buat kami, dikira gampang cari uang Rp 15 ribu. Susah, apalagi sekarang sudah serba uang," keluh dia.
Keluhan yang sama juga disampaikan Faridah, warga Kelurahan Dara, Kecamatan Rasanae Barat. Dia mengaku heran dengan harga beras saat ini yang terus merangkak naik. Padahal, di Pemerintah Kota (Pemkot) Bima sudah ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ditugaskan untuk pengawasan hingga kebijakan dalam menekan harga komoditas yang ada di pasaran.
"Kami tidak bisa berbuat banyak, kecuali berharap sama pemkot agar lakukan upaya untuk teken harga biar bisa turun seperti sebelumnya," terangnya.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kota Bima, Tafsir tak menampik kenaikan harga beras. Bahkan harga beras nanti diakui akan terus merangkak naik. "Kondisi kenaikan harga beras ini sudah berlangsung sekitar sebulan terakhir," kata dia.
Kenaikan harga beras tersebut akibat dari kekurangan pasokan stok. Begitu juga dengan kondisi harga kebutuhan pokok lainnya. "Semuanya naik, karena stok yang ada cukup terbatas," ujarnya.
Meksi begitu, pihaknya akan terus berupaya untuk menekan inflasi dan kenaikan harga komoditas di pasaran. Salah satunya gandeng Bulog Bima mengadakan pasar sembako murah di kalangan masyarakat. "Hari ini, kami juga akan gelar pasar sembako di kawasan Pantai Amahami dengan harga di bawa pasaran. Paketnya lengkap, ada minyak goreng, beras, bawang dan lain-lain," tandas mantan Kepala Disnaker Kota Bima ini. (gun/r8)