Disambut Hangat Warga Desa Kadindi, Ummi Rohmi Mampir ke Rumah Putih yang Bersejarah

Rury Anjas Andita • Dipublikasikan Jumat, 6 September 2024 | 15:04 WIB
Bacagub NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah saat berkunjung ke Rumah Putih di Desa Kadindi, Kecamatan Pekat, Dompu.
Bacagub NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah saat berkunjung ke Rumah Putih di Desa Kadindi, Kecamatan Pekat, Dompu.

LombokPost-Bakal calon Gubernur NTB Dr Hj Sitti Rohmi Djalilah yang identik dengan Ikon Jilbab Ijo melakukan serangkaian kunjungan sosialisasi ke pulau Sumbawa, pekan ini. Ada hal yang menarik, ketika Ummi Rohmi tiba di Desa Kadindi, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu.

Masyarakat menyambut kedatangan cucu Pahlawan Nasional Maulanasyeikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid ini dengan antusias dan penuh kehangatan. "Kami sangat bangga, Ummi Rohmi mengunjungi kami di Desa Kadindi ini. Apalagi beliau adalah Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023, yang Insya Allah akan menjadi Gubernur NTB di periode selanjutnya 2024-2029," kata seorang ibu rumah tangga, warga Desa Kadindi induk yang mengidolakan Jilbab Ijo.

Tampak ratusan warga Desa Kadundi terlihat semringah menerima kunjungan Ummi Rohmi, figur pemimpin perempuan yang mereka kagumi. Salah satu warga desa itu,  Mas Pop mengaku, nama Ummi Rohmi melekat di hati kaum perempuan di Desa itu. Salah satunya karena Program NTB Zero Waste dan Posyandu Keluarga yang diinisiasi Ummi Rohmi saat menjadi Wakil Gubernur NTB.

"Tentu kami berharap, program dan inovasi Ummi Rohmi akan berlanjut dan lebih ditingkatkan jika beliau memimpin NTB ke depan," kata Mas Pop.

Lembaga Kajian Sosial dan Politik NTB, Mi6 menilai kunjungan Jilbab Ijo ke Rumah Putih di Desa Kadindi itu punya banyak hal yang sangat strategis jika dicermati."Bukan sekedar mengejar elektabilitas, tapi kami menilai kunjungan Ummi Rohmi ke Desa Kadindi menjadi representasi bagaimana Ummi Rohmi memperhatikan masyarakat NTB dalam berbagai perspektif. Pesan yang tersirat terutama soal semangat dan etos kerja dan juga pentingnya kebersamaan dalam keberagaman di daerah ini," kata Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto.

Pria humble yang akrab disapa Didu ini memaparkan, tak hanya berdialog dengan masyarakat, Ummi Rohmi tetapi juga menyambangi sejumlah lokasi yang memiliki sejarah penting bagi Desa Kadindi. Salah satunya adalah Rumah Putih Desa Kadindi.

"Bangunan Putih yang telah dipugar telah  berdiri sejak tahun 1970 itu menjadi monumen sejarah terbangunnya akulturasi budaya, kerukunan dalam keberagaman kultur Sasambo : Sasak (Lombok), Samawa (Sumbawa), Mbojo (Bima dan Dompu), tiga etnis asli di Provinsi NTB," jelas Didu.

Menurutnya, bangunan Rumah Putih dulunya adalah kediaman Lalu Anggrat, seorang tokoh asal Lombok yang merintis daerah transmigrasi di Desa Kadindi pada awal 1970-an.

Kini, bangunan itu dikelola masyarakat sebagai museum mini di mana masyarakat pengunjung dan wisatawan bisa melihat sejarah Desa Kadindi, dengan sejumlah benda peninggalannya di rumah putih tersebut. Ada sebuah lukisan di dinding bagian dalam rumah, yang diyakini sebagai lukisan atau foto Lalu  Anggrat.

"Kata warga setenpat, zaman dulu itu belum ada kamera di sini. Pelukis kemudian menggambarkan Datuk Anggrat melalui bayangan beliau yang dipantulkan dengan cahaya lilin. Begitulah lukisan itu tercipta," papar Didu.

Didu menekankan, Mi6 menilai kunjungan Ummi Rohmi ke Rumah Putih Kadindi sebagai bentuk penghormatan dan empati terhadap kisah sejarah masa lalu bagaimana generasi awal para pelopor/pioneer transmigran asal lombok berjuang dan bertahan hidup untuk membuka lahan.

"Rumah Putih Datu Anggrat menjadi saksi sejarah perjuangan para transmigran, termasuk kisah-kisah kemanusiaan yang terjadi untuk dikenang," urai Didu.

Lebih jauh Didu menambahkan, pesan penting dari kunjungan Ummi Rohmi ke Rumah Putih adalah ingin menekankan beberapa motivasi. Antara lain Jasmerah: jangan melupakan sejarah.

"Dari rumah putih ini, kita bisa lihat betapa pentingnya pelopor, pionir. Dari daerah yang dulunya orang mungkin enggan tinggal di sini, sekarang Kadindi malah bisa menjadi destinasi wisata. Bukan hanya karena potensi SDA saja, tetapi juga keragaman kultur budayanya dan kerukunan Sasambo. Gen Z dan milenial NTB bisa meniru banyak contoh baik dari Desa Kadindi," ungkap Didu.

Didu menilai, kunjungan ke Rumah Putih di Desa Kadindi mencerminkan empati dan kepedulian Ummi Rohmi terhadap jasa para perintis Transmigran asal Lombok yang penuh suka duka dan perjuangan yang keras untuk survive sehingga Desa Kadindi bisa seperti saat ini.

"Yang menarik, dalam kunjungannya ke Rumah Putih Desa Kadindi, Hj Sitti Rohmi Djalillah juga menerima cenderamata berupa sebuah buku "Sejarah Kadindi" secara simbolis oleh perwakilan pemuda dan pemudi di Desa itu," kata Didu.

Buku "Sejarah Kadindi dari masa Kesultanan Tambora hingga Pasca Transmigrasi" itu mengupas sejarah kawasan Kadindi di masa lampu. Era transmigrasi di tahun 1970an dan juga tentang sejarah monumen Rumah Putih Kadindi.

"Tentu saja Ummi Rohmi mengapresiasi buku Sejarah Kadindi tersebut dan berharap generasi muda bisa menggali sejarah Kadindi dari buku itu," jelasnya.

Pesan Jilbab Ijo dari Kadindi

Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto mengatakan, harus diakui lawatan Hj Sitti Rohmi Djalillah ke Desa Kadindi seperti menyebarkan sebuah pesan, bahwa kerukunan dalam keberagaman di Desa Kadindi bisa menjadi etalase bagi generasi muda di NTB untuk terus memupuk rasa persaudaraan dan kebersamaan, bahkan di era globalisasi yang penuh tantangan dan persaingan.

"Sebagai pemimpin NTB ke depan, Jilbab Ijo lewat kebijakan populisnya akan mampu mengelola potensi SDA dan kerukunan masyarakat. Apa yang ada di Desa Kadindi bisa menjadi contoh baik untuk desa lainnya baik di Lombok dan Sumbawa," kata Didu.

Apalagi, selain keberagaman kultur budaya, Desa Kadindi juga mendapat berkah kesuburan tanah yang membuat kawasan ini maju dengan potensi kehutanan, perkebunan, dan pertaniannya.

"Poin paling penting yang bisa kita tangkap dalam kunjungan ke Rumah Putih Kadindi, Ummi Rohmi ingin menegaskan bahwasannya sebagai pemimpin NTB ke depan, Rohmi-Firin akan mengelola segala potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di daerah ini dengan baik, semata mata untuk kemaslahatan dan kesejahteraan masyarakat NTB," pungkas Didu. (r5)

Editor : Rury Anjas Andita
Kadindi Ummi Rohmi Pilgub NTB 2024 Rumah Putih