Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Segel Kantor, Pemuda Madapangga Tuntut Camat Mundur dan Kembalikan Mobil Dinas

M Islamuddin • Kamis, 2 Januari 2025 | 15:05 WIB

 

BLOKADE JALAN: Pemuda Kecamatan Madapangga memblokade jalan usai menyegel kantor camat setempat, Selasa (31/12).
BLOKADE JALAN: Pemuda Kecamatan Madapangga memblokade jalan usai menyegel kantor camat setempat, Selasa (31/12).

LombokPost-Sejumlah pemuda menggelar aksi menuntut Camat Madapangga mundur dari jabatan.

Aksi mereka ini diwarnai penyegelan kantor camat hingga blokir jalan, Selasa (31/12).

Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Madapangga menggelar aksi mendesak Camat Madapangga Abdul Wahab mundur.

Baca Juga: Kemenag Kota Mataram Salurkan 250 Paket Bantuan Sembako

Desakan pendemo tersebut menyusul camat yang jarang masuk kerja, sehingga berdampak pada pelayanan kepada masyarakat.

Sebelumnya, mereka juga pernah menggelar aksi serupa, menuntut camat dicopot.

Saat itu, mereka menyegel ruang kerja camat.

Aksi kali ini juga menuntut hal yang sama, meminta camat mundur dari jabatan. Karena tidak direspon, para pemuda kemudian menyegel Kantor Camat dan memblokade jalan.

Korlap aksi Qaidul Ifani mengaku aksi mereka dilakukan spontan karena geramnya ulah Camat Madapangga Abdul Wahab yang jarang masuk kantor.

“Sebelumnya kita sudah memberikan peringatan lewat aksi penyegelan ruang kerja camat beberapa waktu lalu,” kata Qaidul. 

Namun sampai sekarang, camat tidak menunjukkan itikad baik untuk masuk kerja. Padahal masih banyak pelayanan di kantor yang harus dikerjakannya.

Baca Juga: Kapal Pesiar Bersandar di Gili Mas Lembar, 3.500 Wisatawan Liburan di Lombok 

Selain itu, Qoidul juga mendesak agar mobil dinas yang sedang dipakai camat dikembalikan ke kantor. Termasuk uang operasional yang digunakan juga dikembalikan. 

"Semua tuntutan itu kami sampaikan agar ada perhatian khusus dari semua pihak, termasuk Bupati Bima. Karena ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak," tuturnya. 

Kapolsek Madapangga Iptu Ruslan Agus mengatakan, telah menghubungi camat via telepon, namun tidak bisa hadir karena sedang rapat.

"Saya akan terus melakukan koordinasi dengan Pak Camat, agar apa yang menjadi tuntutan massa aksi dapat dipenuhi," ujarnya.

Baca Juga: Kwarcab Kota Mataram Gelar Kemah Refleksi Akhir Tahun

Ruslan meminta agar jalan segera dibuka karena sebagai akses utama bagi masyarakat untuk beraktivitas.

"Saya minta kepada rekan-rekan agar membuka akses jalan untuk kepentingan umum. Jika tidak ada tanggapan saya akan tegakkan aturan apalagi ini tidak ada izin dan hanya aksi spontan," tegasnya saat mengawal aksi. 

Tidak selang beberapa lama, jalan yang ditutup pendemo aksi akhirnya dibuka kembali.

Meski jalan sudah dibuka, namun penyegelan terhadap Kantor Camat Madapangga tetap dilakukan sampai camat hadir dan mengembalikan mobil dinas. (man/r8)

Editor : Kimda Farida
#penyegelan #Camat #blokir #Jalan #kantor #pemuda #masuk #jabatan #Mundur