LombokPost-Warga Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa digemparkan dengan penemuan bayi perempuan yang tergeletak di semak-semak, Senin (3/2). Bayi yang diperkirakan berusia kurang dari 24 jam itu ditemukan dalam kondisi hidup dan kini tengah menjalani perawatan medis di Puskesmas Unit I Labuhan Badas.
Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Humas Polres Sumbawa Ipda Eva Oktaviana Sagala membenarkan kejadian tersebut dan memastikan bahwa pihak kepolisian telah mengambil langkah cepat dalam menangani kasus ini.
“Benar. Menurut keterangan dokter Puskesmas, bayi ini diperkirakan berusia kurang dari 24 jam saat ditemukan. Saat ini bayi dalam perawatan untuk pemulihan kondisi,” ujar dia, Rabu (5/2).
Bayi malang ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang tengah melintas di sekitar PT ANT Fiberglass Labuhan Badas. Saksi yang hendak memasuki area perusahaan mendengar suara tangisan dari dalam semak-semak di bawah pohon bidara.
Curiga dengan suara tersebut, saksi mengajak dua rekannya untuk memastikan sumber suara. Saat diperiksa, mereka terkejut melihat bayi berjenis kelamin perempuan yang terbungkus kain berwarna biru dongker, dalam keadaan masih hidup.
Ketiga saksi langsung membawa bayi tersebut ke halaman PT ANT untuk diselamatkan. Personel Satpolairud Polres Sumbawa yang bertugas di pos tidak jauh dari lokasi kejadian, mendengar teriakan para saksi dan segera menuju tempat penemuan bayi.
“Anggota Sat Polairud yang berada di dekat lokasi segera keluar dan membantu mengamankan serta memeriksa kondisi bayi. Bayi langsung dibersihkan oleh personel kepolisian dan dibawa ke Puskesmas Unit I Labuhan Badas untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut,” jelas Eva.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, bayi ini diduga merupakan hasil hubungan gelap dan sengaja dibuang. Saat ini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap siapa pelaku pembuangan bayi tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan untuk mencari tahu siapa pelaku yang tega membuang bayi ini. Kami juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera melapor ke pihak kepolisian,” tandasnya. (jlo/r5)
Editor : Jelo Sangaji