LombokPost-Anggota DPRD NTB Muhammad Aminurlah turun menyerap aspirasi konstituennya. Politi PAN ini menyambangi Desa Piong dan Oi Saroh, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima.
Maman sapaan akrabnya lebih dulu menyerap aspirasi masyarakat Desa Piong. Di sana, dia menerima banyak keluhan, salah satunya jaringan telekomunikasi.
PJ Kades Piong Daturahman mengatakan, warga masih dihadapkan dengan masalah blank spot. "Kami masih kesulitan jaringan internet," katanya
Selain itu, warga menginginkan juga jalan pesisir dari Wisata Pasir putih hingga Wisata Mada Oi Tamputo. Kemudian, pengaspalan jalan depan Masjid Piong sepanjang 1 kilometer, pembangunan dia titik sumur bor di wilayah pelepasan pelepasan ternak di so lengge, peningkatan jalan Tani di So Lamunta, dan pengadaan traktor roda empat.
Baca Juga: Uang Beredar Tumbuh Lebih Tinggi Januari 2025, Capai Rp 9.232,8 Triliun
"Kami berharap aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan Pak Maman untuk meningkat ekonomi dan kesejahteraan warga kami saat ini," ujarnya dihubungi via telepon, kemarin.
Menanggapi aspirasi konstituennya, Maman berjanji akan memperjuangkan keluhan warga Piong yang mendambakan jaringan Internet.
"Soal jaringan internet akan jadi prioritas. Sepulang dari reses ini, nanti kami akan undang Kepala Dinas Kominfo dan laporkan sama gubernur," kata dia.
Di Desa Oi Saro, warga juga mendambakan jaringan internet. Kades Oi Saro Ridwan menyampaikan bahwa jaringan internet sulit. "Kami juga membutuhkan jaringan internet. Di desa kami blank spot," ujarnya.
Baca Juga: Bersiap Hadapi PON 2028, FTI NTB Gelar Pelatihan Pelatih Nasional
Warga juga mengusulkan pengadaan traktor roda empat, bibit sapi dan kerbau, brojonisasi, dan peningkatan jalan ekonomi. "Kami juga ingin kembangkan wisata berbasis hutan dan meminta agar nelayan dibantu mesin ketinting," ungkap Ridwan.
Maman menyambut baik aspirasi warga. Dia menyarankan warga untuk membuat proposal sesuai kebutuhan warga saat ini. "Dibuatkan kelompok tani dan ternak, serta dibuatkan proposal sesuai kebutuhan kelompok. Tahun ini saya bisa masukan. Kalau untuk traktor roda empat, saya akan bicarakan dengan kepala Dinas Pertanian, dan nanti kita coba kita tata tempat pelepasan ternak," jelasnya.
Dia menambahkan, tahun ini akan menyalurkan beberapa program untuk warga di Kecamatan Sanggar. "Ada program pagar serta dua paket brojonisasi saya bawa ke Sanggar," tandasnya. (jlo/r5)
Editor : Redaksi Lombok Post