LombokPost–Wakil Bupati (Wabup) Sumbawa Mohamad Ansori menyoroti maraknya penyalahgunaan gas elpiji 3 kilogram (Kg) yang tidak sesuai peruntukannya.
Dia mengingatkan bahwa elpiji bersubsidi ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu. Bukan sebaliknya, digunakan oleh masyarakat yang mampu. "Jangan sampai ada permainan dari tingkat agen hingga konsumen," tegasnya saat melaksanakan Safari Ramadan di Desa Penyaring, Kecamatan Moyo Utara, Kamis malam (20/3).
Baca Juga: Polisi Pertimbangkan Tahan Mantan Bupati Lombok Tengah Suhaili di Kasus Penipuan dan Penggelapan
Ansori melihat banyak permasalahan saat penyaluran elpiji. Sehingga berdampak pada kelangkaan. "Kita harus pastikan bahwa elpiji subsidi ini benar-benar tepat sasaran. Jangan sampai yang mampu (kaya) justru ikut memakai elpiji 3 kg," sorot Ansori.
Sebagai langkah konkret, Wabup meminta dinas terkait untuk melakukan pengawasan terhadap penyalahgunaan elpiji 3 kg agar tidak terjadi kelangkaan. "Tidak boleh merugikan masyarakat yang berhak menerima elpiji subsidi," katanya.
Baca Juga: Sejarah Baru MAN 3 Mataram, Enam Siswa Eligible Diterima di PTN
Lebih lanjut, dia menegaskan, pemerintahan hadir untuk melayani masyarakat, bukan untuk dilayani. "Saya mengajak seluruh jajaran perangkat daerah untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab," tandasnya. (jlo/r5)
Editor : Jelo Sangaji