LombokPost-Bupati Bima Ady Mahyudi dan Wakil Bupati (Wabup) dr Irfan merespon cepat keluhan pedagang pasar Tente, Jumat (21/3). Keduanya pun turun blusukan untuk melihat langsung kondisi pasar.
Baca Juga: Sejumlah Kadis Pemprov NTB Akan Kehilangan Jabatan, Nursalim: Perampingan OPD Sudah Dikaji
Ady-Irfan turun didampingi Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo dan Camat Woha Irfan. Ketika bertemu bupati dan wabup, pedagang mengeluhkan masalah sampah yang tidak tertangani, tidak adanya tempat pembuangan sementara, listrik, pengaturan lapak, dan alih fungsi los pasar hingga oknum yang meminta biaya keamanan.
Bupati Bima Ady Mahyudi menegaskan, penanganan sampah menjadi prioritas utama yang harus diselesaikan agar pasar Tente kembali bersih, higienis dan nyaman bagi para pedagang dan masyarakat yang berbelanja. "Pemerintah akan segera membangun TPS yang dibutuhkan pedagang dan warga, supaya sampah tidak berserakan di mana-mana dan tertangani dengan baik," janjinya.
Baca Juga: Polisi Pertimbangkan Tahan Mantan Bupati Lombok Tengah Suhaili di Kasus Penipuan dan Penggelapan
Ady mengungkapkan, salah satu penyebab sampah di Kecamatan Woha tidak tertangani akhir-akhir ini karena adanya kerusakan buldozer dan ekskavator yang beroperasi di tempat pembuangan akhir (TPA) Sampah Waduwani, Kecamatan Woha. "Kerusakan tersebut tengah ditangani dan alat akan kembali beroperasi seperti biasa," terang bupati. (gun/r5)
Editor : Jelo Sangaji