LombokPost-Kartu KSB Maju, program 100 hari kerja pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa Barat H Amar Nurmansyah-Hj Hanipah juga menyasar bidang pendidikan.
Kartu ini dipastikan sudah ditunggu-tunggu masyarakat.
“Secara spesifik, Kartu KSB Maju Pendidikan ini difokuskan pada bantuan biaya pendidikan awal masuk sekolah maupun perguruan tinggi,’’ jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sumbawa Barat Khusnarti.
Teknis pelaksanaannya masih terus dimatangkan Dinas Dikbud Sumbawa Barat.
Namun secara umum, pelaksanaan Kartu KSB Maju ini akan terfokus pada bantuan biaya pendidikan mulai dari tingkat PAUD/TK, SD, SMP, SMA/sederajat hingga perguruan tinggi.
“Bantuan ini nanti juga menyasar anak-anak KSB yang masuk pondok pesantren,’’ paparnya.
Basis Kartu KSB Maju Pendidikan nantinya akan menggunakan kartu keluarga (KK). Semua anak Sumbawa Barat akan mendapat kesempatan dan hak yang sama.
“Sepanjang mereka warga Sumbawa Barat dibuktikan dengan KK, otomatis akan mendapatkan (manfaat) kartu ini,’’ tegasnya.
Untuk program ini saja, Dinas Dikbud Sumbawa Barat lanjut calon sekda Sumbawa Barat ini mengalokasikan dana sekitar Rp 12 miliar.
Dana itu nantinya akan dibagikan sesuai jenjang pendidikan yang ditempuh anak-anak Sumbawa Barat.
Meski belum final karena masih dalam proses pembahasan dan verifikasi lebih lanjut, Khusnarti menyebut anak KSB yang akan masuk jenjang PAUD diberikan biaya Rp 300 ribu.
Untuk SD Rp 500 ribu, SMP Rp 750 ribu, SMA/sederajat Rp 1 juta, dan mahasiswa Rp 2 juta.
“Teknisnya masih terus kita matangkan. Rencananya, program ini akan kita launching pada 20 Mei mendatang,’’ janjinya.
Finalisasi ini juga termasuk syarat-syarat yang harus dipenuhi setiap calon penerima.
Namun Khusnarti menegaskan, syarat utama untuk bisa menikmati bantuan awal pendidikan dari Kartu KSB Maju ini adalah kartu keluarga.
“Untuk syarat lain tentunya akan menyesuaikan. Dan itu yang sedang kami finalisasi saat ini,’’ tambahnya. (far/r1)
Editor : Kimda Farida