LombokPost - Kantor Bea Cukai Tipe Madya Kabupaten Sumbawa dan Pemkab Dompu komit untuk terus menggempur peredaran barang kena cukai.
Kesepakatan itu diikrarkan di halaman kantor Pemkab Dompu, Rabu (21/5).
Kesepakatan itu ditandai dengan pembakaran dan pemusnahan barang kena cukai ilegal seperti rokok dan minuman yang mengandung etil alcohol (MMEA) ilegal.
Baca Juga: Rokok Ilegal Semakin Marak, Petani Tembakau di Lombok Rugi
‘’Kita akan bersama-sama dengan pemerintah Kabupaten se-Pulau Sumbawa untuk terus menggempur keberadaan rokok dan minuman illegal,’’ tegas Kepala Kantor Bea Cukai Sumbawa Sugeng Haryanto.
Sepanjang tahun 2024, Bea Cukai berhasil mengamankan rokok illegal sebanyak 577.850 batang, minuman mengandung Etil Alkohol sebanyak 1.528,20 liter dan Tembakau Iris 55.268 gram.
Sedangkan perkiraan nilai barang sebesar Rp 472.566.000, dengan total kerugian negara sebesar Rp 644.816.791. ‘’Hari ini (kemarin) barang-barang illegal ini kita bakar dan musnahkan,’’ kata dia.
Pemusnahan dan pembakaran barang-barang hasil penindakan ini disaksikan Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan kantor Wilayah Direktorat Bea dan Cukai Bali Nusra Antonius Dwi Wianto, Bupati Dompu yang diwakili Asisten I H Khaerul Insan, Ketua DPRD Dompu Muttakun, Dandim Dompu Letkol Kav Riyan Oktiya Virajati, Kapolres Dompu dan Kajari Dompu Burhanuddin.
Menurut Sugeng, aksi pemusnahan dan pembakaran barang-barang ilegal tersebut adalah sebagai perwujudan pertanggungjawaban, sekaligus pelaporan pada publik bahwa pemerintah sangat serius memberantas peredaran barang-barang ilegal yang berpotensi merugikan negara Negara.
“Karena itu semua elemen masyarakat, pemerintah, TNI/Polri dan Satpol PP, mari kita terus rapatkan barisan menjalin sinergi untuk bersama-sama Gempur rokok ilegal dan kami siap bekerja dengan Cakap, Amanah, Gesit, Empati, Responsif,” ucap Sugeng.
Baca Juga: Serentak, Gempur Rokok Ilegal!
Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan kantor Wilayah Direktorat Bea dan Cukai Bali Nusra Antonius Dwi Wianto mengapresiasi kinerja kantor Bea Cukai Sumbawa yang berhasil melaksanakan penindakan terhadap barang-barang ilegal sebagai bentuk penegakan hukum di wilayah Pulau Sumbawa.
“Mari kita terus mengoptimalkan fungsi kontrol dan pengawasan terhadap barang ilegal secara terus menerus dan berkesinambungan untuk kemakmuran Indonesia, khususnya di Pulau Sumbawa-NTB,” ucapnya.
Dia mengharapkan, kantor Bea Cukai Sumbawa juga harus terdepan dan terpercaya dalam fungsi pengawasan dan pelayanan kepabeanan dan cukai dengan cara memfasilitasi perdagangan, industri, dan mendukung pariwisata nasional.
“Kita juga harus mampu memberikan pelayanan kepabeanan dan cukai yang memuaskan kepada stakeholder dan masyarakat,” jelasnya.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Dompu Khairul Insan menyampaikan apresiasi serta penghargaan kepada kantor Bea Cukai Sumbawa, atas kerja keras, kerja cerdas, kerja berkualitas dan kerja tuntasnya dalam memberantas tindak kejahatan yang ada di Dompu, khususnya di bidang kepabeanan dan cukai di Pulau Sumbawa.
Baca Juga: Bea Cukai Ingatkan Paslon Jangan Gunakan Rokok Ilegal untuk Sarana Kampanye
“Semoga, hasil sinergitas, koordinasi dan kerja sama kita memberikan efek jera kepada pelaku Pelanggaran rokok dan minuman alkohol maupun barang ilegal lainya,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, peredaran barang kena cukai ilegal sangat berdampak pada menurunnya penerimaan negara dari sektor cukai.
Berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan perekonomian negara, serta berpotensi menciptakan masyarakat Indonesia yang tidak sehat.
"Harus kita Dompu menjadi salah satu surga bagi pelaku tindak kejahatan, penyeludupan, ilegal logging, ilegal fishing, peredaran narkoba, termasuk kejahatan kepabeanan cukai," katanya.
Namun berkat kerja sama dan sinergitas APH dan masyarakat, lanjut dia, penertiban secara berkesinambungan dapat kita dilakukan dengan baik.
Ketua DPRD Dompu Muttakun terlihat sangat bersemangat dalam mengikuti acara tersebut.
Baca Juga: Operasi Gempur Rokok Ilegal Menyasar Tiga Gili di Lombok Utara
Berkali-kali politisi Nasdem ini meneriakkan kata gempur, musnahkan dan hancurkan barang illegal sebelum aksi pembakaran secara bersama-sama.
Muttakun berharap menggempur dan memberantas peredaran barang-barang ilegal tidak sebatas seremoni belaka, melainkan harus diterus dilakukan untuk memastikan masyarakat menjadi patuh dan taat terhadap aturan yang ada.
‘’Kita sangat mengapresiasi acara ini, tetapi hendaknya terus dilakukan sebagai pesan kepada masyarakat untuk tidak tergiur dengan barang-barang illegal dan melanggar hukum,’’ tegasnya. (am/r5)
Editor : Jelo Sangaji