LombokPost - Pawai Rimpu secara serentak akan diikuti seluruh elemen di 18 kecamatan, Kamis (3/7).
Esoknya akan dilanjutkan dengan prosesi Doa Dana yang akan dihelat di masing-masing desa.
Doa Dana tingkat kabupaten akan dilaksanakan setelah salat Jumat di pelataran Barat kantor Bupati Bima. Kegiatan ini akan mengawali rangkaian peringatan Hari Jadi ke-385 Bima dan HUT Kemerdekaan RI ke-80.
Baca Juga: La Rimpu, Gerakan Perempuan Melawan Ektremisme Makin Nyata
Beragam pentas seni budaya juga bakal berlangsung selama tiga hari, 10-12 Juli.
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pembahasan rangkaian kegiatan hari jadi Bima Ke-80 yang dipimpin Bupati Bima Ady Mahyudi, belum lama ini.
Wakil Bupati Bima Irfan Zubaedy mengungkapkan peringatan hari jadi Bima berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga: Pawai Rimpu Mantika Bawa Berkah bagi UMKM
Upacara kali ini diawali dengan pengibaran bendera. Kemudian diisi Paduan Suara (PADURA) Karyawati Pemkab Bima yang akan menampilkan beberapa lagu daerah.
"Ada juga penampilan (perform) kolaborasi Musik dari Sanggar La Ntimbo Maria, Kecamatan Wawo," ungkap wabup.
Dia menambahkan, OPD beserta masyarakat dapat memanfaatkan hari jadi Bima sebagai media untuk mempromosikan pariwisata dan kebudayaan Bima.
Baca Juga: Festival Rimpu Mantika Jadi Titik Balik Perkembangan Potensi Industri Lokal Bima
"Kegiatan ini dapat dimanfaatkan sebagai media untuk mempromosikan beragam potensi wilayah," harapnya. (gun/r5)
Editor : Jelo Sangaji