LombokPost - Anggota Polres Sumbawa dituding melakukan kekerasan terhadap seorang remaja laki-laki di sebuah barbershop di Jalan Hasanuddin, Kecamatan Bugis, Sumbawa, beberapa hari lalu.
Narasi ini ramai dan menjadi perbincangan di media sosial.
Namun, pihak Polres Sumbawa meluruskan kabar tersebut dan menyebut yang terjadi bukanlah penganiayaan oleh polisi, melainkan pengamanan terduga pelaku tindak pidana kekerasan seksual.
Baca Juga: Polisi Polres Sumbawa Tangkap Dua Pengedar Sabu di Moyo Hilir
Kasatsamapta Polres Sumbawa Iptu M Tahir Lantu menuturkan, awalnya Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Sumbawa menerima laporan dari seorang wanita berinisial CL, 30 tahun, atas dugaan kekerasan seksual sekitar pukul 23.07 Wita, Kamis malam (28/8).
Dalam laporannya, CL menceritakan, sekitar pukul 22.30 Wita, dia hendak bertemu dengan tiga wanita di Jalan Hasanuddin.
Namun, ketiga wanita yang dimaksud tidak ada di lokasi.
Baca Juga: PWI NTB Kecam Pemanggilan Tujuh Media, Langkah Polres Sumbawa Dinilai Ancam Kebebasan Pers
Justru, CL dihadang oleh seorang laki-laki tak dikenal. Keduanya sempat cekcok hingga tiba-tiba laki-laki tersebut mencekik dan meremas payudara CL.
Merasa dilecehkan, CL segera melapor ke Polres Sumbawa.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim patroli Satsamapta Polres Sumbawa langsung menuju lokasi kejadian.
Baca Juga: Kasatnarkoba Polres Sumbawa Diganti, Kapolres: Penyegaran dan Peningkatan Kinerja Satuan
Petugas menemukan seorang laki-laki yang diduga pelaku sedang dalam pengaruh minuman keras dan sempat melontarkan kata-kata kasar kepada petugas.
Terduga pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Mapolres Sumbawa. Namun, menurut informasi terakhir, pelaku sudah dibebaskan oleh pihak kepolisian.
Tahir menegaskan, dugaan pemukulan dan perusakan CCTV yang dilakukan anggota masih dalam tahap penyelidikan.
"Informasi yang beredar bahwa anggota kami melakukan pemukulan dan perusakan CCTV itu masih didalami unit Paminal Polres Sumbawa," jelasnya.
Sementara, tim patroli hanya mengamankan terduga pelaku dan membawanya ke Mapolres Sumbawa.
"Namun hanya sebentar kemudian dipulangkan oleh petugas," ungkap Tahir.
Hingga kini, kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan CL masih terus diproses.
Sementara penyelidikan internal terhadap anggota yang dituding melakukan kekerasan sedang didalami untuk memastikan fakta yang sebenarnya. (jlo/r5)
Editor : Kimda Farida